Header Ads

jasa

Dinsos Gelar Diklat KIE Terhadap PMKS


Pariaman,canangnews -- Untuk memberikan pemahaman kepada Pekerja Sosial Masyarakat (PMS) di Desa/Kelurahan tentang peran dan tugas pokok serta fungsi masing–masing, Pemko Pariaman melalui Dinas Sosial Kota Pariaman menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Konseling dan Kampanye Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tahun 2018 di Aula Pondok Indah Pariaman, Selasa (4/9).
Asisten II Bidang Perekonomian Yandri Leza dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemko Pariaman terus berupaya meningkatkan pelayanan, pemberdayaan, peningkatan keterampilan para penyandang masalah kesejahteraan sosial yang ada di Kota Pariaman, tentu saja hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan derajat hidup masyarakat tidak mampu.
"Kepada seluruh PSM diminta agar berperan aktif untuk menginformasikan setiap PMKS yang ada di Desa/Kelurahannya masing–masing kepada Pemko Pariaman melalui Dinas Sosial Kota Pariaman, sehingga permasalahan sosial yang ada tersebut dapat diatasi sedini mungkin", ujarnya.
Yanrileza juga berharap dengan kegiatan ini mampu membawa masyarakat Kota Pariaman ke arah kesejahteraan yang menjadi impian semua.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pariaman, Fajri Jafar mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini agar PSM bisa memahami peran dan tupoksinya  masing–masing, jika ada masyarakat di Desa/Kelurahan yang masuk kategori PMKS, maka bisa memanfaatkan institusi pelayanan sosial tersebut melalui Dinas Sosial Kota Pariaman.
“Kegiatan sosialisasi ini seyogyanya untuk memperkenalkan berbagai pelayanan sosial terutama untuk PMKS bagi 71 Desa/Kelurahan se – Kota Pariaman yang diikuti oleh masing – masing perwakilan PMS", terangnya.
"Salah satu peluang untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat ialah berada ditangan para pekerja sosial masyarakat, para pendamping sosial, organisasi masyarakat yang telah diatur dan mendapatkan legitimasi oleh pemerintah seperti yang dikenal dengan potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS)", lanjutnya.
Dikataknnya bahwa, PSKS yang berasal dari unsur masyarakat memiliki peran yang sangat strategis, karena selain memang berhadapan langsung dengan akar persoalan masyarakat, juga mengetahui sumber daya / potensi lingkungan yang mampu dimanfaatkan untuk mendukung upaya–upaya pemberdayaan sosial tersebut.
Oleh karena itu, lanjutnya, peningkatan kemampuan para petugas pendamping sosial mutlak adanya, agar mampu menghadapi seluruh ragam persoalan sosial masyarakat yang tentu saja dari tahun–ketahun memiliki model dan dimensi yang berbeda.
Sementara itu Sofia selaku peserta sosialisasi sekaligus PSM di Desa Cubadak Air Utara mengutarakan pendapatnya bahwa dengan  adanya  kegiatan  sosialisasi ini akan menambah pemahaman PSM untuk membantu tercapainya kesejahteraan sosial masyarakat di Desa/Kelurahan masing- masing.
“Penanganan  masalah  tersebut salah  satunya  khusus  di Desa  Cubadak  Air Utara, kami telah mengajukan  nama-nama  wanita rawan sosial ekonomi atau yang termasuk dalam latar belakang  ekonomi  kurang mampu, kegiatan tersebut tergabung dalam Program Keluarga Harapan (PKH)”, kata Sofia.
Sofia juga berharap, semoga Dinas Sosial Kota Pariaman dapat konsisten dengan  program maupun kegiatan-kegiatan seperti ini, agar kedepan tercapai kesejahteraan sosial di lingkungan masyarakat Kota Pariaman. (H/ty)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.