Header Ads

jasa

Destinasi Agam Terus Dibenahi...

Agam,Canangnews----Dalam upaya  mningkatan arus kunjungan wisata ke kebupaten Agam pihak pemerintah  melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, kini memacu pembangunan objek wisata di daerah

Setidaknya, pembangunan objek Wisata Linggai, lanjutan pembangunan objek Sajuta Janjang di Lereng Singgalang dan pembenahan objek Ambun Tanai, Matur, serta Bukit Raya Balingka, Ampek Koto, akan dilaksanakan tahun ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Agam, melalui Kabid Pengembangan Pariwisata, Rinaldi, ST, Sabtu (18/2), di Lubuk Basung.

Lanjutan pembangunan Sajuta Janjang di Objek Wisata Lereng Gunung Singgalang, Kecamatan Sungai Pua, didukung dana APBD Agam Rp4,6 miliar, dan APBD Sumbar Rp2,1 miliar. Pembangunan tersebut akan menjadikan Objek Wisata Lereng Singgalang menjadi semakin menarik untuk dikunjungi.

Objek Ambun Tanai, merupakan objek milik Pemkab Agam. Pembangunannya telah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu. Kini pihak Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, tetap melakukan pembenahan,agar objek tersebut laik untuk dikunjungi.

Objek Ambun Tanai bagus untuk destinasi wisata keluarga. Di samping panorama alamnya indah dan menawan, di sana juga tersedia beberapa fasilitas untuk bermain.

Taman Raya Balingka, dulu dibangun Pemprov Sumbar. Pernah jaya, dan ramai dikunjungi wisatawan. Sepetinya halnya Linggai, pamor objek tersebut memudar,seiring berjalannya waktu. Namun, kini Pemkab Agam bersama warga setempat berkeinginan agar masa jaya objek tersebut bisa dikembalikan.

“Objek Taman Raya Balingka mendapat perhatian khusus dari pihak DPRD Agam. Tahun ini Rp100 juta Dana Aspirasi Dewan dialokasikan untuk pembenahan objek tersebut,” ujar Rinaldi.

Ke depan ia berharap,agar objek wisata potensial diserahkan kepada Pemkab Agam, sehingga bisa dibangun menjadi objek lebih menarik. Walau pun diserahkan kepada Pemkab Agam, namun pengelolaannya tetap melibatkan pihak nagari bersangkutan.(***)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.