Pauahkamba, CanangNews – Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) terus mendorong dan berupaya mempercepat pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) agar dapat diterima warga yang berhak dan disalurkan dengan cepat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Upaya dimaksud antara lain melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran BLT DD tahap I. Bagi desa (nagari) yang telah menuntaskan pendistribusian dengan tepat waktu dan sesuai aturan yang telah ditetapkan memperoleh apresiasi dan penghargaan khusus dari Mendes PDTT RI.

Penghargaan itu diberikan kepada satu desa terbaik di setiap kabupaten dan kota di Indonesia itu. Untuk kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat, diraih oleh Walinagari Pauahkamba, Kecamatan Nan Sabarih – M Nur – atas kesuksesan dalam penyaluran BLT DD tahap pertama sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Piagam penghargaan dari Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Padang Pariaman Jonpriadi SE MM kepada Walinagari Pauahkamba M Nur SPd dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Walinagari se-Kabupaten Padang Pariaman, Senin (30/11/2020), bertempat di Gedung Saiyo – Pariaman.


Ketika ditemui di kantornya, Selasa (1/12/2020) M Nur mengatakan kepada awak media, penghargaan yang diraih nagarinya tidak terlepas dari peranan Walikorong yang ada di wilayahnya, terutama dalam menentukan usulan warga yang berhak menerima dengan melakukan kunjungan langsung di lapangan. Dengan demikian, ketepatan dan kecepatan pendistribusian BLT DD kepada masyarakat di masa pendemi covid-19 ini dapat terlaksana dengan baik sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Nagari Pauahkamba juga berhasil meraih penghargaan sebagai nagari pertama di Provinsi Sumatera Barat yang menyalurkan BLT DD akibat dampak pandemi covid-19 kepada masyarakat.

Penghargaan itu diberikan secara simbolis pada bulan Mei lalu oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumbar Syafrizal Ucok di Kantor Walinagari Pauahkamba.

"Jumlah keluarga penerima manfaat yang telah diselesaikan oleh Nagari Pauahkamba antara lain sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebanyak 393 kepala keluarga (KK), Program Keluarga Harapan (PKH) 134 KK dan bantuan sembako 135 KK. Penerima dana sosial tahap I 310 KK, data tambahan tahap II 66 KK, data tambahan tahap III Provinsi 102 KK dan penerima BLT DD sebanyak 107 KK," ujar Walinagari yang akrab disapa Utiah itu.

Ia menambahkan, penyaluran dan pendistribusian yang dilakukan sudah benar sesuai petunjuk, yaitu melalui rekening bank. Namun, apabila tidak ada bank di sekitar wilayahnya, maka dapat disalurkan secara tunai dengan syarat tidak ada data penerima yang tumpang tindih. (AS/ZT)