Sikabaluan Canangnews,Dinas Pekerjaan Umum lakukan monitoring jalan menuju monganpoula untuk memastikan kondisi penimbunan selama pekerjaan berlangsung.


Peninjauan dimulai dari areal pusaguan hingga monganpoula tembus ke barambang dengan rombongan dinas untuk melihat kondisi penimbunan.

Novialdi pelaksana dari dinas Pekerjaan Umum daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai mengatakan,bahwa pekerjaan masih tetap dilanjutkan hingga tahun 2021.

"Penimbunan badan jalan Sikabaluan hingga meonganpoula untuk sementara sudah tersambung meskipun masih tipis meskipun demikian sudah dapat dinikmati oleh warga maysarakat" ungkapnya kepada awak media Rabu 4/11/20.

Dilanjutkannya,kendati beberapa titik masih ada  yang rusak akibat curah hujan yang tinggi yang perlu di lakukan penimbunan supaya warga tetap dapat melalui jalan tersebut.

Penimbunan badan jalan dari Sikabaluan hingga monganpoula memiliki lebar 6 meter tersebut akan terus dilakukan hingga mencapai target yang sudah ditentukan dalam standar pekerjaan.

"Untuk penimbunan sendiri dilakukan hingga monganpoula namun pengerasan pengecoran di pastikan hanya sampai di puskesmas saja" sebut Novialdi.

Lebar pengecoran juga tidak disamakan dengan dasar timbunan badan jalan hanya sampai 3 meter setengah lebar coran sementara disampingnya dilakukan pengurukan tanah.

Dasar timbunan juga kata dia tidak bisa di paksakan karena kualitas yang baik tidak ada di daerah Sikabaluan sehingga tanah liat menjadi pengganti tanah hitam yang dimaksud.

"Melihat kondisi timbunan maka dinas akan tegur pihak yang bersangkutan untuk tetap mengutamakan kualitas namun tidak mesti dipaksakan" jelas dia.

Sementara dari salah satu warga masyarakat menilai jenis timbunan yang demikian tidak baik disaat hujan terutama sebagai jalur umur warga.

Kualitas timbunan untuk saat ini kurang baik jika pada saat hujan sehingga warga masyarakat terutama guru yang bertugas di daerah monganpoula juga warga yang hendak ke Sikabaluan kesulitan untuk berjalan bahkan sampai jatuh.

Novialdi selaku pelaksana dari dinas terkait akan menyampaikan keluhan warga masyarakat untuk tetap memprioritaskan jalur umum warga pulang balik perkampungan.

"Kepada kontraktor pelaksana akan kita sampaikan untuk segera memperbaikinya serta menimbun kembali hingga batas yang sudah dipersyaratkan" pukasnya.(JS)