Ulakan, CanangNews - Sebagai upaya monitoring bersama pelaksanaan pengembangan Badan Usaha Milik Desa/Nagari (BUMDes/Nag), penyaluran dana desa dan bantuan langsung tunai dana desa, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Mayjen TNI Dody Usodo HGS SIP MM melakukan kunjungan kerja di Green Talao Park Nagari Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (12/11/2020).

Dalam pertemuan dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Dody Usodo mengemukakan, percepatan pembangunan desa terpadu ini dilaksanakan untuk mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa (nagari di Sumatra Barat - red) yang didukung dengan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan kapasitas aparatur desa, pendampingan dan peran serta masyarakat nagari yang inklusif, penetapan batas desa, pengembangan desa wisata, peningkatan pelayanan dasar desa dan optimalisasi pemanfaatan dana desa untuk mendorong kegiatan produktif serta pembinaan dan pengawasan desa. 


Menurut dia, terkait penerbitan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, diarahkan untuk kegiatan seperti pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa dan adaptasi kebiasaan baru desa.

Sebelumnya, Pejabat Sementara Bupati Padang Pariaman Adib Alfikri melaporkan, sebagai daerah terparah dampak gempa bumi 30 September 2009 Kabupaten Padang Pariaman telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hal ini diraih dengan komitmen seluruh stakeholder, termasuk di dalamnya walinagari dan aparatur sipil negara (ASN) yang melayani masyarakat dengan prima. 


Sedangkan Walinagari Ulakan Irmanto SE menjelaskan, setelah lima bulan beroperasi, Kawasan Ekowisata Green Talao Park telah memperlihatkan hasil yang nyata. Di antaranya, jumlah pengunjung sudah mencapai 52.000 orang dengan omset sebesar Rp327.000.000, penyerapan tenaga kerja operasional sebanyak 85 orang serta terbuka lapangan usaha bagi masyarakat setempat berupa kios kuliner sebanyak 50 unit.



"Total dana untuk pembangunan ekowisata ini telah menghabiskan biaya kurang lebih Rp1,3 milyar rupiah, kawasan ekowisata ini telah mulai dibuka pada bulan Juni 2020. Untuk pengelolaan Green Talao Park ini dikelola sendiri oleh BUMNag Nagari Ulakan. Untuk pencarian dana desa semenjak dari 2015 di nagari kami telah terkumpul sebanyak 5 milyar," Imbuh Irmanto.


Bersamaan dengan itu, sebagai bentuk kepatuhan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19, Deputi Kemenko PMK Mayjen TNI Dody Usodo HGS melakukan pembagian masker secara simbolis ke delapan nagari di Kecamatan Ulakan Tapakis guna mensosialisasikan betapa pentingnya upaya pencegahan Covid-19.(Yefriadi Syahrin/Mila Fitri Yeni/ZT)