Sikabaluan Canangnews,Tiga Long Boat kembali melakukan penyisiran pinggir pantai yang dimulai dari dermaga Pokai sampai titik yang dijadikan target oleh masing-masing tim.


sebanyak 3 jenis long boat tersebut mulai star secara  bertahap pada saat ini yang dimulai dari longboat jenis RIB milik SAR Mentawai pada pukul 14.00 dengan beranggotakan 6 orang,lalu dilanjutkan kembali menggunakan longboat jenis kayu dengan jumlah 7 orang dengan target pantai barat,lalu di ikuti oleh Long boat milik warga masyarakat dengan jumlah 13 orang menuju Siberut selatan.

"Kita akan mencobak menyisir kembali lautan luas tembak Siberut Selatan dengan beranggotakan 13 orang dengan membawak seorang tabib sebagai pemandu pencarian saudara kita yang hingga saat ini belum ada tanda-tanda" ungkap Alijar ketua tim  kepada awak media Sesaat sebelum bergeser kelomasi yang dituju Sabtu 3/9/20.

Lebih lanjut dikatakannya,tabib ini kita Bawak untuk membantu long boat mengarahkan kepala sampan untuk menuju titik pencarian utama.

Pantauan Canangnews dilapangan bahwa banyak pihak yang ikut ambil bagian dalam meringankan proses pencarian nelayan hilang yang tampak secara langsung salah satunya dari agen SPBU pokai yang menyumbang secara cuma-cuma minyak dan konsumsi sela.a perjalanan longboat.

Sudah 3 hari lamanya korban hilang dilaut lepas sehingga keberadaan hingga saat ini belum memperoleh hasil.

Sama halnya dengan yang dilakukan oleh tim SAR gabungan untuk memastikan kondisi yang terbaru sehabis pencarian yang ke 7 hingga saat sekarang ini.

Salah satu Babinsa Koramil Iskandar,mengkui bahwa pencarian nelayan dusun pokai yang hilang tidak memberikan gambaran atau tanda sebagai bukti akan posisi keberadaan sampan milik korban.

"Sudah beberapa kali turun lautan namun selalu nihil justru sampah tidak ada ditemukan dilaut lepas untuk memberikan isyarat keberadaan korban" sebutnya.

Dirinya berharap pencarian hari ke 3 ini dapat membuahkan hasil meskipun akhirnya bermalam ditengah lautan.

Berita ini diturunkan hingga pukul 17.06 sampai saat ini korban Nelayan asal dusun pokai belum ditemukan.