Sikabaluan Canangnews,Transportasi angkutan laut longboat milik Dinas Perhubungan Mentawai  untuk membantu warga Pantai Barat digunakan untuk mengangkut Bule yang berlibur di Sakhalathat.


Warga pokai keberatan terlebih diketahui tranportasi tersebut milik pemerintah dan difungsikan untuk mengangkut warga yang hendak ke Betaet pada saat jadwal Kapal Nade dan itu sudah menjadi kesepakatan bersama.

"Namun saat ini operator tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya sehingga menjadi persoalan terhadap warga masyarakat karena mengangkut Bule dari shakalathat"Ungkap Midun warga pokai kepada awak media saat dimintai keterangan Sabtu 24/10/20.

Sementara katanya,sudah disepakati sebelumnya bahwa akan menjemput warga bila hendak ke pelabuhan pokai namun berbanding terbalik justru membawa Bule.

Salah satu pegawai dinas Perhubungan Pokai yang enggan disebutkan namanya  mengatakan bahwa mesin itu milik pemerintah Mentawai dalam hal ini dinas perhubungan dan itu patut dilaksanakan karena memang sudah tugasnya.

Julki selaku operator longboat antar jemput warga dari pokai hingga Simalegi  Betaet mengatakan bahwa dirinya tidak mengantarkan bule Samata namun ada penumpang lain yang ikut didalam sampan tersebut.

"Bule ini tidak mencater boat kita akan tetapi menumpang seperti warga lain yang kita tumpangan barusan hanya saja saat ini persoalan hanya kurangnya informasi dari sipenumpang" sebutnya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa banyak penumpang yang terpaksa menunggu di Simalegi Betaet untuk ditumpangkan oleh operator menuju pelabuhan pokai.(JS)