V Koto Timur, CanangNews – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Padang Pariaman Adib Alfikri SE MSi menyatakan sangat terkesan terhadap kegiatan Sergap Kakab (Serentak Menggarap Kampung Keluarga Berkualitas), program unggulan daninovasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. “Inovasi ini patut dicontoh oleh dinas-dinas yang lain,” ujarnya.


Ungkapan itu dikemukakan Adib Alfikri sewaktu meresmikan kegiatan Sergap Kakab yang ke-4 di Kampung KB Kemuning Kencana, Korong Batang Piaman Kaciak, Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Selasa (27/10/2020). Acara bertempat di Rumah Laga-laga, situs budaya, di nagari itu.

Menurut dia, kegiatan sergap kakab sangat penting dan strategis dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas. Program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (bangga kencana) ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap Nawacita ke-3: Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa / nagari dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Saya mengapresiasi sangat positif kegiatan ini karena mengutamakan pembangunan pada wilayah-wilayah dengan kriteria tertentu seperti kawasan kumuh, berpenduduk mayoritas miskin dan tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan. Pada wilayah-wilayah tersebut capaian program bangga kencana belum berhasil secara optimal,” katanya lagi.


Kampung KB (Keluarga Berkualitas) adalah satuan wilayah setingkat dusun atau RW (bagian dari desa atau kelurahan), di mana terdapat keterpaduan program bangga kencana dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. Kampung KB dicanangkan pertama kali oleh Presiden RI Joko Widodo di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, 14 Januari 2016.


“Artinya, di samping program bangga kencana, sergap kakab ini ini juga mengatasi permasalahan-permasalahan lain seperti wajib belajar 12 tahun pada bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bidang ekonomi serta bidang pelayanan public seperti penerbitan administrasi kependudukan,” ulas Adib yang juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat.


Sebelumnya, Kepala DPPKB Padang Pariaman dr H Aspinuddin melaporkan, di Kabupaten Padang Pariaman sudah terdapat 22 Kampung KB yang tersebar pada 17 kecamatan. Sedangkan sergap kakab ini merupakan kegiatan keempat semenjak ia menjabat Kepala DPPKB, April 2018. Pertama di Kecamatan Enam Lingkung, kedua di Kecamatan Sungai Limau dan ketiga di Kecamatan Sungai Garinggiang.

“Sergap mengandung pengertian kegiatan ini didukung oleh organisasi perangkat daerah (OPD)-OPD lain yang melaksanakan kegiatan di tempat dan waktu yang sama. Mengingat masih masa pandemic covid-19, pada kegiatan sergap kakab ke-4 ini kami tidak melibatkan semua OPD dan mitra Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman,” kata Dokter Jimi, sapaan Aspinuddin.


Turut hadir pada acara ini antara lain Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Kepala Bidang Advokasi dan Informasi (Advin) Drs Budia Mulia MSi yang menekankan tentang betapa penting keberadaan dan pengelolaan Rumah Data Kependudukan pada setiap Kampung KB. 

Selain itu, juga hadir Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman Dr Rahmat Tuanku Sulaiman S Sos S Sos I MM disertai dua wakil ketua, Zulfami MPd dan Dr (K) Fakhri Zaki SE MM. Pada kesempatan itu ia menyerahkan bantuan untuk berbagai bidang seperti pembangunan rumah tidak layak huni, pembuatan jamban keluarga serta penyerahan beasiswa pendidikan. (Jefry / ZT)