Agam, -Pjs Bupati Agam, Ir. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah sampaikan sejumlah amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang pelaksanaan kampanye calon kepala daerah (cakada) di tengah pandemi. Masa kampanye diharapkan jadi momentum mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19.

“Kemarin, dalam video conference bersama Menteri Dalam Negeri, disampaikan sejumlah pesan yang bersifat mengajak pasangan calon kepala daerah tentang kampanye yang akan dilakukan di tengah pandemi Covid-19,” ujar Ir. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah saat deklarasi pemilihan aman, damai dan sehat, Kamis (1/10).

Disampaikan lebih lanjut, dalam pelaksaan kampanye di tengah pandemi Covid-19, Mendagri Tito Karnavian mengajak pasangan calon kepala daerah untuk memanfaatkan momen kampanye untuk mengkampanyekan hidup sehat bebas Covid-19.

“Bapak menteri mengajak pasangan calon memanfaatkan protokol kesehatan seperti, penggunaan pelindung diri, seperti masker sebagai alat peraga kampanye,” ucapnya.

Selanjutnya, Pjs Bupati Agam juga menyampaikan himbauan bagi pasangan calon kepala daerah untuk melaksanakan kegiatan kampanye secara virtual. Dikatakan, hal tersebut dapat mencegah ruang penyebaran Covid-19.

“Pada intinya, Mendagri mengajak untuk bersama-sama menekan pandemi Covid-19, disamping kampanye visi dan misi, juga diharapkan mengambil simpati masyarakat dengan mengkampanyekan protokol kesehatan Covid-19,” paparnya.

Sementara itu, Plh Komisi Kabupaten Agam, Zainal Abadi mengatakan masa kampanye calon kepala daerah akan berlangsung hingga 5 Desember mendatang. Pihaknya berharap selain menfaatkan masa kampanye untuk penyampaian visi dan misi juga diharapkan dapat mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Kami yakin dan percaya, bahwa pertemuan demi pertemuan tatap muka tidak bisa terhindarkan, jadi kami berharap pertemuan tersebut dapat dijalankan dengan standar Covid-19,” ujarnya.

KPU melalui sejumlah peraturan, tukasnya, juga membatasi bahwa tidak ada lagi rapat umum, hanya ada pertemuan terbatas tatap muka yang disarankan dilakukan dengan cara virtual.

“Kami juga akan memfasilitasi penyebaran visi dan misi serta program paslon melalui alat peraga kampanye yang disediakan KPU, jadi kita berharap itu dapat dilaksanakan secara sehat, baik sehat fisik maupun sehat secara pelaksanaan,” ulasnya. (BJR)