Catatan Bagindo Yohanes Wempi 

SESUAI aturan PKPU No 13/2020 bahwa Paslon Kepala Daerah Sumbar hanya boleh mengumpulkan masa maksimal 50 Orang. Semua peserta harus mengikuti aturan protokoler covid-19. Aturan itu telah dilaksanakan oleh M-AJo Piaman Laweh ketika acara deklarasi dihadiri oleh Audy Joinaldy (Cagub Sumbar) pada selasa kemarin.

Alhamdulillah acara deklarasi berjalan sukses. Jon Hendri (Anggota DPRD Padang Pariaman) selaku Panitia pelaksana deklarasi terpaksan juga menambah beberapa kursi lagi karena anggota peserta Deklarasi M-AJo Piaman Laweh di Hotel Minang Jaya Syariah Lubuk Alung yang hadir melebihi Undangan. M-Ajo Piaman Laweh acara deklarasinya sukses terlaksana. 

Perlu dijelaskan adalah M-Ajo Pariaman Laweh merupakan kumpulkan tokoh-tokoh lintas partai, lintas kepentingan berkumpul dan kompak membentuk satu relawan pemenangan untuk pasangan Mahyeldi-Audy pada Pilkada 2020 ini.

M-AJo Piaman Laweh sebagai team yang juga sebagai wadah berkumpul orang yang ingin mencarikan solusi agar Piaman bisa menang dalam Pilkada. Menang disini maksutnya Mahyeldi yang nota bene Walikota Padang jika terpilih menjadi Gubernur Sumbar 2020-2025 maka Hendri Septa orang mando ninik mamak Piaman/menantu Anas Malik Bupati fenomena menjadi Walikota Padang.

Disamping itu M-AJo Piaman Laweh juga sebagai Organisasi relawan yang bisa mempasilitasi orang garis tengah dari benturan kepentingan politik antara Genius Umar dengan Ali Mukhni yang keduanya merupakan sama-sama pengurus PAN Sumatera Barat yang tidak akur lagi karena demi ambisi kekuasaan.

M-AJo Piaman Laweh juga memberikan solusi-solusi, pencerdasan politik pemilih, mengajak pemilih mencoblos pasangan Calon Gubernur Sumbar Mahyeldi-Audy yang merupakan sosok terbaik dari yang baik saat pandemik covid-19 terjadi. 

Yaitu butuh sosok calon yang pernah dieksekutif dan pernah juga dilegislatif seperti Mahyeldi. Butuh juga sosok pengusaha sukses yang punya jaringan Internasional untuk bisa memajukan dan meningkatkan produksi sumber daya alam seperti Audy Joinaldy. Pasangan keduanya sangat serasi.

M-Ajo Piaman Laweh kepengurusan diisi oleh tokoh Piaman yang hebat-hebat diataranya dewan penasehat/pembina Doktor Irwandi sulin yang beliau adalah dosen, kemarin konsultan bakal Cabup Kolonel Adrian Adek. ketuanya M-AJo, bung Ali Asar merupaka Ketua Tim pemenangan bakal Cabup Rahmat Hidayat. 

Ada deretan tokoh lainnya seperti Ruslan A Gani Sekjen DPP PKDP Pusat, Syaril pengurus teras brigadi FPI Padang Pariaman yang telah komitmen memenangkan Suatri Bur. Ada juga saudara Faisal Amd adik Cabup Tri suryadi (Wali Peri) berasal dari Sungai Limau. 

Ada juga M. Khadafi konsultan hukum Papa Juara, juga pakar hukum PP Padang Pariaman saat ini. Kesemua pengurus merupakan sosok lintas kepentingan yang sangat hebat/terbaik, serta komitmen memenangkan Mahyeldi-Audy jadi Pemimpin Sumbar kedepan.

M-AJo memang unik, dari namanya pun sangat khas bahasa Piamannya seperti pangilan Ajo merupakan gelar rancak bagi laki-laki Piaman. M-AJo juga bisa dibuat kepanjangannya milineal Audy Joinaldy, atau M-Ajo kepanjangan bisa juga menang- Audy Joinaldy di Piaman Laweh, banyak lagi kepanjangan yang bisa dibuat tergantuang selera.

Paska pembacaan Ikrar deklarasi M-AJo Piaman Laweh, semua pengurus nanti akan bekerja bersama-sama sampai ketingkat kecamatan dan nagari untuk Mahyeldi-Audy bisa mendapatkan suara 45% di Piaman Laweh (Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman) dan menang juga tingkat Sumbar.

Kedepan M-AJo Piaman Laweh dengan status relawanya resmi terdaftar Di KPU akan terlibat dalam mengkampanyekan Mahyeldi-Audy melalui sarana-sarana yang ada baik melalui kampanye offline, kampanye media medsos, kampanye dari rumah kerumah. Serta memberikan pendidikan politik agar program unggulan diketahu masyarakat langsung.

Ada keyakinan dengan adanyan M-AJo Piaman Laweh ini, walaupun ada beberapa putra Piaman yang maju, namun Mahyeldi-Audy mendapatkan tempat dihati masyarakat dan menang di daerah Piaman Laweh [*]