Agam, -Koperasi di Kabupaten Agam harus tampil dan ikut menjaga stabilitas perekonomian masyarakat yang terganggu akibat pandemi Covid-19. Koperasi memiliki potensi dan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan dan stabilitas perekonomian.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam, Drs, Martias Wanto Dt. Maruhun, saat membuka pelatihan pengembangan manajemen usaha koperasi.

Agenda pelatihan yang diselenggarakan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Usaha Kecil dan Menengah (Diskoperindag) Kabupaten Agam itu berlangsung pada 22-24 Oktober 2020.

Menurut Drs. Martias Wanto Dt. Maruhun, pandemi Covid-19 telah menyebabkan perekonomian masyarakat Kabupaten Agam terguncang. Sehingga diperlukan upaya-upaya yang dapat menjadi penopang bangkitnya perekonomian masyarakat, salah satunya melalui koperasi.

“Kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir, untuk itu kita harapkan kopersi dapat mengambil momen dalam rangka penyelamatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya, Kamis (22/10).

Di tengah pandemi Covid-19, koperasi diharapkan mengambil peran dengan cara ikut serta menjaga stabilitas struktur ekonomi yang terganggu. Untuk itu, pengembangan bisnis koperasi sangat memerlukan manajerial yang mumpuni bagi pengurus koperasi.

“Sebab, koperasi memiliki peranan yang cukup strategis menjaga struktur perekonomian,” tegas Drs. Martias Wanto Dt. Maruhun.

Pihaknya tidak memungkiri pandemi Covid-19 telah membuat aktivitas perekonomian masyarakat mengalami perlambatan. Dikatakan, koperasi tidak boleh terlena, koperasi diharapkan membuat inovasi-inovasi baru untuk mengatasi hal tersebut.

“Oleh sebab, pelatihan ini menjadi sangat penting untuk diikuti oleh pengurus koperasi yang diharapkan menjadi tonggak pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya, mengingat peran koperasi yang begitu penting di tengah pandemi Covid-19, menurutnya kemampuan dalam mengelola administrasi organisasi, keuangan, kelembagaan maupun dalam mengelola usaha koperasi.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik mungkin, semoga apa yang diberikan narasumber dapat dijadikan pelajaran dalam mengembangkan usaha koperasi, terutama di tengah pandemi ini,” ujarnya berharap. (BJR)