Sikabaluan Canangnews,Grip Pemecah ombak dipantai muara Sikabaluan akhirnya masuk tahap finishing meskipun tidak secara keseluruhan terpasang yang menjadi penahan abrasi yang kian mengganas di pantai muara Sikabaluan pada saat laut mengamuk.

Batu berbentuk plus yang diakui kekuatannya tersebut memiliki gagang penyanggah ditengah sebagai penahan abrasi pantai yang semakin hari semakin mengikis bibir pantai yang indah tersebut .

"Memang tidak keseluruhan batu yang dapat ditarik ke bibir pantai oleh alat berat karena sudah duluan terbalik sehingga pada saat itu penyelam kesulitan mencari gagang penyanggah sehingga dibiarkan saja" ungkap salah satu warga Sikabaluan yang enggan disebutkan namanya kamis
 29/7/20.

Dilanjutkannya,Melihat hal tersebut PT Dulur saroha selaku pemandu pemasangan grip pemecah ombak mengambil tindakan untuk penyelaman sebagai solusi batu grip sampai dibibir pantai

Kapal Tongkang pembawa bahan material grip Pemecah ombak tidak dapat langsung bersandar karena airnya dangkal sehingga menurunkan batu tersebut adalah salah satu solusi untuk di tarik ke daratan pantai muara Sikabaluan dengan mengandalkan penyelam dari daerah lokal .

"Akhirnya dicarikan warga lokal yang ahli menyelam untuk membantu menyangkutkan tali tersebut pada batu yang rencana akan dijadikan salah satu pendukung Talut Pemecah ombak dibibir pantai muara Sikabaluan"sebutnya.

Dirinya menilai bahwa pemasangan batu penahan abrasi tersebut sudah tidak keseluruhan karena dirinya tau persis batu yang tidak dapat diangkut oleh alat berat namun berharap itu akan memiliki kualitas tinggi sebab yang menjadi persoalan saat ini abrasi pantai .

"Kita sudah sudah lama berkeinginan ada solusi untuk pemecah ombak sebagai penahan abrasi pantai Sikabaluan namun tidak mau jika tahan hanya beberapa lama saja"

Sementara Ongki Pradesio selaku pelaksana pemasangan grip pemecah ombak mengatakan bahwa semuanya telah dilakukan dengan baik dan sesuai bestek yang ditentukan .

"Kita sudah melaksanakan sesuai dengan gambar sehingga tidak ada permasalahan dalam prosesing pemasangan grip bangunan pemecah ombak di pantai muara Sikabaluan .

Disamping itu warga Sikabaluan tetap mendukung pelaksanaan pemasangan grip penahan abrasi pantai dan berharap sikabaluan terhindar dari abrasi yang kian mengganas itu.

Dari pantauan Canangnews dilapangan grip pemecah ombak tersebut sudah di pasang sebelumnya namun dibongkar kembali untuk dilakukan perbaikan ulang pasca gelombang besar yang terjadi Minggu yang lalu.(JS)