Sijunjung, Canangnews-Kegiatan temu ramah dan Silaturahmi Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.IK.M.Hum. dengan masyarakat kawasan Aliran Batang Sumpur  berlangsung meriah Sabtu (11/7).

Pertemuan yang di prakarsai Wali Nagari Sumpur Kudus, Sarijal, S.Ag yang bertempat di depan Kantor Wali Nagari Sumpur Kudus,  di Jorong Pintu Rayo dimulai tepat pukul 12.30 Wib pada saat itu .

Kegiatan Silaturahmi dan temu ramah Bapak Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan tersebut, diawali dengan penyuguhan berbagai tari dari anak nagari setempat membuat Kapolres berdecak kagum menyaksikannya.

Kehadiran Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan S.IK, M. Hum. tersebut di didampingi Pejabat teras Polres dan Kapolsek Sumpur Kudus dan jajarannya, Camat dan segenap unsur Pemerintahan Kecamatan Sumpur Kudus. 

Dalam sambutannya Wali Nagari Sumpur Kudus, Syarijal, S.Ag  menyampaikan  
terima kasih atas kunjungan Kapolres Andry Kurniawan dan rombongan,  walaupun harus menempuh jalan yang cukup jauh dan melelahkan untuk  sampai di Nagari  Sumpur Kudus

"Terimakasih banyak atas kunjungan Kapolres Andry Kurniawan dan rombongan sekalian demi kami semua jalan jauh pun ditempuh" ungkapnya dalam acara penyembutan Sabtu 11/7/20.

Syarijal selaku pengurus Forum Porwana Sijunjung itu juga memaparkan profil singkat dan  jumlah penduduk yang ada di nagari se aliran Batang Sumpur Nagari Unggan, Nagari Silantai, Nagari Sumpur Kudus. Nagari Sumpur Kudus Selatan dan Nagari Manganti yang tidak jauh dari kecamatan sekitarnya .

Berdasarkan jauh jarak dan banyak kejadian tindak pidana, kenakalan remaja, perkelahian, pencurian yang datang terang-terangan kerumah warga untuk dapat ditindak lanjuti.

"untuk itu kami berharap kepada  Bapak Kapolres Sijunjung , kiranya dapat ditempatkan  5 personil polisi untuk 5 nagari di kawasan Batang Sumpur tersebut" ucapnya.

H.Sudarman Dt.Bandaro Hitam salah satu tokoh masyarakat setempat menceritakan sejarah asal penamaan Nagari Sumpur Kudus dihadapan Kapolres yang baru bertugas di Sijunjung 1 bulan 20 hari ini.

Menurut H.S.Dt.Bandaro Hitam, asal muasal penamaan Nagari Sumpur Kudus ditandai dengan adanya "Batu Basurek" atau Prasasti di Muaro Batang Karangan yang ditulis dalam bahasa Kawi Jawa oleh Syekh Ibrahim yang berisi sumpah masyarakat Sumpur Kudus tidak akan pernah pindah agama atau yang disebut dengan murtad.

Bila mereka melanggar, kutukan Allah bakal menimpa Nagari Sumpur Kudus. Dengan adanya sumpah itulah Sumpur Kudus dijuluki sebagai "Makkah Darek" oleh  Syekh Ibrahim atau yang dikenal dengan sebutan "Niniak Tanah Bato" adalah orang yang pertama kali menyebarkan agama Islam di Sumpur Kudus pada sekitar abad ke-16 M.  ketika itu.

Pada kesempatan tersebut dalam kata perkenalannya Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan S.I. K, M. Hum merasa bangga dan bahagia mendapat pencerahan sejarah tentang asal asul nama Nagari Sumpur Kudus yang disampaikan H.S.Dt.Bandaro Hitam.

Dikatakannya, situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas)  nerupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama, kita harus bekerja sama, agar roda ekomomi bisa berjalan dengan baik.

"Saya juga merasa tersanjung dengan  penyambutan yang sedemikian meriah, terlihat tokoh-tokoh masyarkat berbaur dan bersinergi, kompak dan penuh dengan rasa kekeluargaan masih terjalin erat. Mari kita menjaga kerukunan ini," ungkap Andry Kurniawan.

"Menyangkut isu-isu kamtibmas yang banyak kita dengar akhir-akhir ini, seperti perebutan tapal batas berujung pada konflik sosial, konflik sosial antara warga, konflik sosial antara tetangga, apabila tidak kita tangani dengan baik akan menjadi konflik vertikal," tegas Andry Kurniawan.

Diharapkan, Kapolres Bhabinkamtibmas disetiap Nagari untuk dapat memediasi permasalahn yang ada, permasalahan-permasalahan yang kecil tidak perlu dilakukan langkah hukum, upaya penegakan hukum adalah Upaya yang terakhir. 

"Kita coba lakukan pembinaan dan pencegahan, kalau sudah terjadi tindak pidana seperti kemaren pembunuhan, dan ini harus dilakukan langkah-langkah tindakan hukum yang terukur dan frofesional," tegas Andry Kurniawan.

Kedepan kata Kapolres, mudah-mudahan nanti  kita bisa tambah  dan akan  buat Subsektor untuk bisa diisi di sini dengan  Pos Polisi  untuk 5 (lima) Nagari daerah ini.

Berikutnya Kapolres menghimbau semua nagari  daerah ini untuk bisa membentuk kampung tangguh nusantara (KTN)  baik tangguh dibidang Covid-19 maupun 
tangguh dibidang ketahanan pangan.

"Kami prihatin dari pandemik ini kami harap kan kepada ibuk dan bapak untuk selalu  mematuhi protokol kesehatan, sekaitan dengan melaksanakan Pilkada serentak mari kita berperan sebagai Radiator yaitu sebagai pendingin pada setiap permasalahan-permasalahan yang ada," harap Kapolres.

Kasat Binmas Polres Sijunjung Iptu Syafril, S.Pd yang mendampingi Kapolres dalam kunjungan tersebut menyebutkan, selain perkenalan dan tatap muka, Kapolres Sijunjung juga menyampaikan penyaluran  beras bantuan dari Mabes Polri yang diserahkannya secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak  Covid-19.

Nampak hadir  Wali Nagari Sumpur Kudus, Silantai, Sumpur Kudus Selatan dan Wali Nagari Tamparungo beserta Ninik mamak, Alim Ulama,  Bundo Kandung, Pengurus dan anggota PKK, Staf Nagari Sumpur Kudus.(TJP)