Sicincin, CanangNews -- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Padang Pariaman Hj Rena Sofia menghadiri Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun)  di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih, Sicincin. Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Kesehatan. 

Dalam kata sambutannya, Rena (isteri Ali Mukhni, bupati Padang Pariaman) mengatakan, perayaan ini merupakan bentuk kepedulian negara hadir untuk lansia karena para lansia ini merupakan tanggungjawab bersama serta menjadikan mereka lebih kreatif di hari tuanya. 

"Kami mengucapkan terimakasih kepada para Pengelola PSTW Sabai Nan Aluih, Semoga ini menjadi ladang amal bagi Bapak/Ibu karena telah bersedia mengurus para penghuni panti ini," ujarnya

Ia mengajak agar semua pihak menjaga lansia, sebab mereka membutuhkan perhatian serta tidak merasa diacuhkan dan kesepian di masa-masa tua mereka. 

Perayaan Halun pada tahun ini mengusung tema Negara Hadir untuk Lansia, Keluarga Sayang Lansia, Keluarga Bahagia Bersama Jaga Lansia.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Drs H Yutiardy Rivai Apt dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada orang tua dan memberikan partisipasi untuk mengisi waktu senja para lansia. 

"Kami berharap pertemuan ini langkah awal untuk menata penanganan dan bentuk kepedulian kita terhadap orang tua, serta memberikan semangat kepada lansia yang ada di Kabupaten Padang Pariaman," terangnya

Ia juga mengucapkan terimaksih kepada pimpinan dan aparatur PSTW yang telah mewadahi kegiatan pada hari ini. 

Sebelumnya, Kepala Sesi Pelayanan Kebutuhan Jompo PSTW  Sabai Nan Aluih Dr Mahasir S Sos MPd menjelaskan penghuni panti ini sebanyak 110 orang yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra Barat. Di antaranya ada yang diantar langsung oleh keluarga, korban tabrak lari dan lain sebagainya. 

 "Dari 110 penghuni (sesuai daya tampung maksimal, 26 lansia di antaranya sudah berkebutuhan khusus yang segala aktivitasnya haru dibantu. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin 65 laki-laki dan 45 perempuan dengan usia termuda 66 tahun dan tertua 94 tahun," papar pria asal Palembang ini.

Menurutnya, selama masa pandemi corona virus disease 2019 (covid-19) para penghuni panti ini tidak diperbolehkan keluar pagar karena ditakutkan akan terinfeksi penyebaran covid-19..

"Oleh karena itu, setelah new normal kami mencoba menghibur para lansia dengan mengajak rekreasi ke tempat wisata yang bertujuan untuk mengurangi stres," tuturnya

Kegiatan yang dilakukan di panti ini antara lain pelatihan keterampilan, senam, kesenian, pengajian dan pemeriksaan kesehatan. 

"Dalam ukuran kapasitas panti ini belum mencukupi sehingga masih diperlukan perbaikan dan pembenahan lebih lanjut," kata Mahasir mengakhiri.

Perayaan hari lansia ini diawali dengan senam kesegaran jasmani, pemeriksaan kesehatan para lansia dan pelepasan balon bersama oleh Ketua Komisi IV DPRD Padang Pariaman Mothia Aziz, Ketua TP-PKK Rena Sofia, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Yusrita, Ketua Dharmawanita Eli Marius dan Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardi Rivai beserta jajaran. 

Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Kesehatan Masyarakat dengan Kabid Hj Nurhayati Mila SSiT MARS ini didukung Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) dr Jasneli MARS serta dihadiri Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Arosi Febri Yenti SSTP MSi mewakili Kepala Dinas Sosial dan Kasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Nur Octavia Syamsul STr Keb mewakili Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.   (RHP/Mila Fitri Yeni/ZT)