Subscribe Us

header ads

Tolak Galian C, Warga Saniang Baka Minta Pemkab Solok Bangun Jalan Alternatif

Kabupaten Solok Canangnews, Tolak Galian C, Warga Saniang Baka minta Pemerintah Kabupaten Solok untuk bangun jalan alternatif. Tambang galian C ini dalam perjalananya selalu menimbulkan pro kontra ditengah masyarakat, tidak terkecuali di Nagari Saniang Baka.

Disatu sisi keberadaan tambang ini menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar dengan terbukanya lapangan pekerjaan skala kecil. Tapi disisi lain keberadaan tambang ini merusak jalan umum disebabkan tonage kenderaan yang membawa bahan galian tersebut melebihi kapasitas jalan.

Wali Nagari Saniang Baka, Dasrizal Candra Bahar, Jumat (12/6), dihubungi CanangNews.com mengakui tambang galian C yang berlokasi di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjuangan Siriah telah merusak jalan di Nagari Saniang Baka.

"Jika tambang ini diaktifkan lagi, harus ada solusi yang dapat menyentuh kepentingan masyarakat. Begitu juga jalan jangan sampai terganggu oleh lalu lalangnya kenderaan yang membawa galian tambang, harus ada pengaturanya," pintanya.

Menurut Dasrizal, sebelumnya telah dilakukan diskusi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, tapi diskusi tersebut tidak menghasilkan apa-apa. "Diskusinya tidak menyelesaikan masalah dan belum melahirkan solusi yang mampu memberikan kepercayaan kami di Nagari," ujarnya.

Selain itu, Dasrizal memyarankan Pemerintahan Kabupaten Solok untuk membangun jalan Baru di pinggir danau yang tembus Singkarak. "Bangun saja jalan alternatif dipinggir Danau Singkarak," saranya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, Bachrizal Bahti, mengakui telah melakukan himbauan kepada perusahaan tambang galian C untuk melengkapi dokumen perusahaan. Sehingga legalitas perusahaan dalam bekerja sesuai dengan spesikasi dan tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. "Dan sampai saat ini baru dua perusaaan yang sudah melengkapi dokumen UKLPL. Yang lain belum menyerahkan dokumen perusahaanya," akunya.

Disisi lain, Ketua DPRD, Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu meminta Pemerintah Kabupaten Solok untuk tegas jika permasalahanya menyangkut kepentingan masyarakat.  "Telusuri kembali apa penyebab penolakan kegiatan tambang ini selain kerusakan jalan. DPRD mendukung kebijakan Pemkab Solok jika itu untuk kesejahteraan masyarakat," tekanya.

Sementara, Bupati Solok, Gusmal menyarankan menghentikan sementara tambang Galian C karena adanya permasalahan dengan masyarakat nagari Saniang bakar. "Harus ada musyawarah mencari jalan keluarnya agar perusahaan bisa beroperasi dan masyarakat tidak dirugikan," ujarnya.

Gusmal mengingatkan, semua pembangunan yang dilakukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok. "Jika muncul persoalan harus ada solusinya. Ini yang harus kita musyawarahkan, dan musyawarah ini harus menghasilkan kesepakatan," tegasnya.(hen)

Posting Komentar

0 Komentar