Kota Solok Canangnews, Pasca ditemukanya kasus positif covid-19 baru, Pemerintah Daerah Kota Solok menutup  sementara Puskesmas Tanah Garam dari pelayanan kesehatan termasuk pelayanan rawat inap.

Sebelumnya telah  ditemukan kasus positif covid -19 terbaru setelah tenaga medis posko covid-19 Banda Panduang melakukan tes swab masal terhadap tenaga medis, TNI, Aparatur Sipil Nagara (ASN) Kota Solok termasuk seorang warga yang ikut tes swab setelah dirujuk dokter puskesmas Tanah Garam karena didiagnosa menderita sinus, batuk, dan pilek seusai diperiksa di puskesmas Tanah Garam.

Kepala Puskesmas Tanah Garam dr. Minda Sari Taher mengungkapkan penutupan puskesmas Tanah Garam dilakukan untuk mencegah meluasnya virus covid-19 dikalangan tenaga medis dan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di puskesmas Tanah Garam.

"Warga positif covid-19 tersebut sebelumnya dirawat jalan di puskesmas Tanah Garam namun tidak tahu dengan siapa dia telah melakukan kontak Untuk antisipasi meluasnya covid-19 ini untuk itu sementara waktu puskesmas Tanah Garam kita tutup," ungkapnya Ketika dihubungi CanangNews .Minggu (21/6) 

Disatu sisi dari Humas Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Solok, Nurzal Gustim pada media ini menerangkan bahwa puskesmas Tanah Garam  dilakukan penyemprotan disinfektan. "Untuk steriliasasi puskesmas Tanah Garam akan dilakukan penyemprotan disinfektan," ucapnya.

Korlap PMI Kota Solok dalam hal ini mengabarkan pada media bahwa PMI Kota Solok dan relawanya akan berjibaku melakukan penyemprotan disinfektan di puskesmas Tanah Garam dan ditoko tempat warga positif covid-19 ini bekerja. "Selain toko tempat bekerja positif covid-19 ini ditutup, juga dilakukan disinfektan ditempat tersebut," jelasnya.

Sementara Wakil Walikota Solok Reinier saat dimintai komentarnya terkait penutupan puskesmas Tanah Garam dan ditemukanya warga Kota Solok positif covid-19, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(hen)