Parikmalintang, CanangNews --  Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah (FK Unbrah) melaksanakan seminar secara online (webinar) dengan tema "Memagar Nagari dari Wabah Covid-19", Sabtu (18/4/2020).

Webinar tersebut menghadirkan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Corona Virus Desease (Satgas Covid-19) dan seluruh walinagari se-Kabupaten Padang Pariaman secara on-line.

Dari pantauan Bagian Humas Pemerintah Padang Pariaman, peserta yang mengikuti webinar mencapai 168 orang yang menyimak pemaparan dari para ahli serta sambutan gubernur Irwan Prayitno dan pengantar dari Rektor Unbrah Prof Musliar Kasim.

Bupati Ali Mukhni menyatakan sangat mengapresiasi FK Unbrah menjadikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sebagai model dalam penanganan covid-19 di Sumatera Barat. Ia pun mebgungkapkan harapan agar seluruh walinagari sebagai peserta webinar ini benar-benar menerapkan apa saja yang disampaikan oleh para ahli. 

Webinar tersebut menghadirkan para ahli seperti Direktur Umum RSUP M Jamil Padang Dr Dovy Djanas yang mengupas tentang prosedur penanganan pasien dalam perawatan. (PDP) di rumah sakit. 

Berikutnya Direktur RS. Universitas Andalas Dr Yefri Zulfikar yang membahas tentang orang tanpa gejala (OTG) serta petunjuk praktis untuk mengetahui nya. 

Pembicara ketiga  Dr Rendri Bayu Hasanah yang mengupas tentang peningkatan imunitas tubuh di tengah pandemi covid-19. 

Dalam webinar tersebut para walinagari saling berinteraksi langsung dengan para ahli dan mengaku puas atas penjelasan narasumber.

Di akhir acara Rektor Unbrah Musliar Kasim mengatakan, penunjukan Kabupaten Padang Pariaman sebagai model penanganan covid-19 ini karena, pertama, secara geografis sangat dekat dengan ibukota provinsi.

Kedua, secara infrastruktur Kabupaten Padang Pariaman lengkap sistem koordinasi kesehatannya, mulai dari bidan desa sampai  ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sehingga Padang Pariaman paling siap untuk penanganan covid-19 ini di Sumatera Barat. 

Ketiga, pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari-nya termasuk yang terbanyak di Sumatera Barat. Bahkan, Musliar Kasim memuji Bupati Ali Mukhni karena pemerintah nagari-nya  memiliki pengurus forum walinagari yang aktif sehingga memudahkan dalam koordinasi. 

Berikutnya, keempat, masyarakat Padang Pariaman dikenal pintar, kritis, cerdas dan mudah memahami imbauan asalkan disampaikan dengan ilmu pengetahuan dan alasan yang jelas. (R/ZT)