Parikmalintang, CanangNews -- Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menerima informasi yang menyebutkan telah banyak perantau yang menyisihkan sebagian rizki mereka untuk sanak saudaranya di kampung halaman di tengah pandemi corona virus desease (covid)-19 melanda seluruh  dunia. 

Informasi itu dikemukakan Bupati Ali Mukhni kepada wartawan di kantornya, Parikmalintang, Rabu (8/4/2020) sore.

Menurutnya, ia telah menerima laporan dari sejumlah walinagari terkait adanya bantuan perantau kepada sanak-saudara di kampung halaman. Antara lain oleh perantau seperti di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto sebagaimana dilaporkan Walinagari Zainal SPi melalui telepon,. 

Perantau asal nagari itu, ulas bupati mengutip laporan Zainal, telah memberikan beberapa paket bantuan untuk warganya. 

Dengan terharu ia mengucapkan terimakasih atas bantuan perantau untuk dunsanak di kampung. Mudah-mudahan banyak lagi perantau asal nagari-nagari lain seperti Nagari Lareh Nan Panjang Selatan ini.

Bupati Ali Mukhni pun berpesan agar walinagari memberikan bantuan perantau tersebut kepada warga yang betul-betul membutuhkan. 

"Kita doakan semoga Allah Yang Mahakuasa memberikan kesehatan dan kelapangan rizki kepada seluruh perantau di mana pun mereka berada dan berusaha," ujar Ali Mukhni.

Selanjutnya, Bupati Ali Mukhni juga menyatakan apresiasi atas penyerahan bantuan bahan kebutuhan pokok oleh perantau kepada masyarakat Korong Simpang Malai, Korong Kapau Ujung Tanah dan Korong Sungai Geringging ll, Kecamatan Sungai Geringging. Bantuan ini berasal dari perantau yang berdomisili di Kota Pekanbaru  Haji Auang Manday dan Haji Lawanis Manday, pemilik usaha dengan merek UD Aula Gold. 

Bantuan ini disalurkan kepada anak-anak yatim/piatu, orang-orang lanjut usia dan janda-janda miskin. 

Kepada dua bersaudara, Haji Auang dan Haji Law, Bupati Ali Mukhni pun mengucapkan terimakasih, semoga Allah Yang Mahakaya melimpahkan rizki yang berkah.

Bupati dua periode ini mengakhiri keterangan dengan mengutip sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Amir. 

: إِنَّ الصَّدَقَةَ لَتُطْفِئُ عَنْ أَهْلِهَا حَرَّ الْقُبُورِ، وَإِنَّمَا يَسْتَظِلُّ الْمُؤْمِنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ

 “Sesungguhnya sedekah pasti bisa meredam orang-orang yang melaksanakannya dari hawa panasnya kubur. Pada hari kiamat, orang yang beriman akan mendapat naungan (berteduh) di bawah sedekahnya (saat di dunia).” (R/ZT)