Tuapeijat Canangnews ,Virus Corona menghantui seluruh dunia sehingga membuat pemerintah mengambil keputusan untuk mengambil kebijakan keras  mengisolasikan warga tinggal dirumah selama darurat Corona Virus berlangsung .

Inbasnya sudah mulai terasa bagi mahasiswa dan mahasiswi yang kuliah  di Kota Bandung yang sampai saat ini belum mendapat respon pemerintah terkait bantuan sembako selama dirumahkan  .

Salah satu mahasiswa Arsitektur parayangan  Pio  mengatakan, " sampai saat ini dirinya kesulitan untuk keluar rumah membeli sesuatu terlebih harus menempuh jalan yang cukup jauh untuk memperoleh jajanan sementara pihak pemerintah setempat sudah membatasi aktifitas " ungkapnya kepada Canangnews saat dimintai keterangan via whatsap Jumat 10/4/20.

lebih lanjut dirinya mengatakan Sebanyak 13 orang mahasiswa dan mahasiswi yang kuliah di Kampus Parayangan sampai saat ini belum memperoleh tanda kedatangan dari perwakilan himpunan laggai Mentawai untuk menyerahkan bantuan untuk sehari hari selama Covid berlangsung .

Meskipun demikian dirinya mengatakan pihaknya tetap berusaha untuk bertahan di tengah wabah virus Corona termasuk kampusnya yang sudah ditutup sehingga terpaksa menggunakan sistim live kuliah online .

"Kami tetap berkomitmen untuk tidak pulang sesuai anjuran pemerintah karena kami sayang keluarga dan diri kami namun kami sangat kesulitan terlebih kebutuhan selama mengisolasikan diri dirumah "ucapnya 

Pio mengakui sudah ada yang sempat berbagi namun masih sanitijer sebagai antiseptik dari pihak kampus namun bantuan khusus dari pemerintah belum ada hingga saat ini ( Johan)