Subscribe Us

header ads

Sambangi Galapuang, Wamen PUPR Harapkan Ketersediaan Lahan Dengan Baik



Agam, CanangNews--Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), John Wempi Wetipo meninjau lokasi bencana Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jum’at (3/1).
Kunjungan ini menindaklanjuti hasil diskusi yang dilakukan Wamen PUPR bersama Gubernur Sumbar, Prof. Irwan Prayitno, Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri dan Bupati Solok Selatan, Ir. Muzni Zakaria, di Kementerian PUPR, 30 Desember 2019.
Dikesempatan itu, John Wempi Wetipo mengatakan, kedatangannya ke Agam memenuhi janji kepada Bupati Agam, terkait apa keluhan yang disampaikan supaya bisa diprogres dan masuk dalam penanganan tanggap darurat untuk segera dieksekusi.
“Kita yakin dengan komitmen kerjasama, ini bisa terlaksana dengan baik. Kita juga minta dukungan dari bupati soal lahan, karena terkadang pekerjaan menjadi sulit ketika progres pekerjaan terhalang oleh kebebasan lahan,” ujarnya.
Untuk itu, Wamen PUPR berharap ketersediaan lahan dengan baik, supaya pekerjaan bisa berjalan dengan lancar.
Menurutnya, sesuai usulan yang disampaikan dalam penanganan bencana, John Wempi Wetipo meminta balai-balai baik balai jalan, balai sungai, cipta karya dan lainnya untuk melakukan pendataan. Sedangkan hasil kunjungan ini, akan didiskusikan besok melalui rakor di Padang, supaya bisa cepat dirumuskan dan segera ditindaklanjuti.
“Sebelum kita berangkat akan dirapatkan dengan staf di Sumbar, supaya saat ditinggalkan mereka bisa progres. Sehingga mengevaluasinya menjadi lebih mudah. Kita berharap saling bersinergi dalam hal ini, supaya masyarakat dapat menikmati fasilitas yang dibangun,” pungkasnya.
Dilain itu, Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri mengucapkan terimakasih kepada Menteri PUPR. Tidak sampai sepekan setelah pertemuan, hari ini mereka datang langsung untuk meninjau lokasi bencana Galapuang. Semoga apa yang diusulkan bisa dilaksanakan untuk menjamin keberlangsungan hidup masyarakat.
“Sebelumnya tanggap darurat dan evakuasi sudah kita laksanakan, tentu rehap rekon juga harus dilakukan. Ada beberapa titik yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari PUPR, karena kita tidak punya anggaran untuk itu,” ujarnya.
Dijelaskan, ke depan pihaknya bakal membuat suatu mekanisme lebih baik untuk mengatasi bencana, karena Agam sering terjadi bencana bahkan hampir setiap tahun. Untuk itu pihaknya berupaya mencari pola yang tepat, supaya saat terjadi bencana, Agam sudah punya pola untuk itu. (Bj Rahmat) 

Posting Komentar

0 Komentar