Diduga Proyek Rabat Beton Kp Parit Jorong III Garagahan Tidak Tansfaran - CANANG NEWS

Breaking

Minggu, 24 November 2019

Diduga Proyek Rabat Beton Kp Parit Jorong III Garagahan Tidak Tansfaran




Lubukbasung,canangnews-----Pekerjaan rabat beton Kp Parit Jorong III Nagari Garagahan merupakan proyek Nagari yang di anggarkan dari dana desa tahun 2019.Dilihat dari kasat mata proyek tersebut cukup di puji oleh masyarakat sekitar.
Namun seiring berjalannya waktu setelah proyek selesai mulai bermunculan isu-isu negatif yang notabenenya dari penggunaan dana.Saat ini Runmor yang beredar proyek di anggarkan pada musrembang sekitar Rp 180 juta,Realisasi dana yang sampai ke tangan TPK Rp 132 juta.

Kenyataan yang di sampaikan melalui papan plank Rp 120,9 juta. Hal tersebut sangat menjadi polemik yang sangat kontrofersi di tengah-tengah masyarakat. Ucap warga sekitar yang minta tidak menyebutkan jati dirinya.
       Lanjutnya dengan kondisi tersebut membuktikan kuat dugaan masih adanya kongkalingkong tentang penggunaan dana desa di Nagari Garagahan.Padahal Pp RI No 43 tahun 2014 tentang Peraturan pelaksanaan UU No 6 th 2014 tentang desa sebagaimana telah di ubah dengan Peraturan pemerintah RI No 47 tahun 2015 tentang perubahan atas Petaturan Pemerintah  nomor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU No 6 tahun  2014 tentang desa dan UU Ri nomor 14 tahun 2008  tentang keterbukaan informasi publik serta peraturan Komisi Informasi Ri No 1 th 2018 ttg standar layanan informasi publik desa. Ucapnya lagi.
       Ditambahkannya Rencana awal panjang pekerjaan 200 M Hasil pekerjaan 182 M Lebar sesuai dengan RAB 2,5 M Tebal dlm RAB 17 cm realisasi 12 cm diduga telah terjadi mar up 5 cm dari titik nol. 21/11/19.
       Ketika hal ini di konfirmasikan pada Walinagari Garagahan Mardalion mengatakan : Berikut kutipan Pesan Via whatshappnya  Mta tlg jo dgn tpk nyo bg.. mta informsi..trmksh bg la bsmo kto mbgn ngri..  Jum'at 22/11/19 sekitar jam 16:28 wib. 
        Sebelumnya di hari yang sama Anas Kaur pembangunan Nagari Garagahan ketika di hubungi via selularnya sekitar jam 15:09 wib mengatakan bahwa Tpk pelaksanaan rabat beton di Kp Parit bukan dirinya.Saat ini masing-masing Kaur ditunjuk untuk mengelola dua kegiatan pisik.
       Ditempat terpisah sebagai pelaksana kegiatan di nagari Rindu di hubungi wartawan 23/11/19 sekitar jam 14:58 mengatakan terkait pagu rabat beton Kp Parit,adalah kesalahan penulisan anggaran oleh Sekretaris nagari. Kalau dari Lsm/pers ingin mengatahui datang ke kantor Nagari.
Dihari yang sama ketua Tpk rabat beton Syafrinal merangkap jorong III Garagahan saat di hubungi tidak berada dirumah.
       Sementara itu Ketua Dpw Lsm Garuda Nasional Sumbar Bj Rahmad mengatakan : Sangat menyayangkan kondisi pelaksanaan rabat beton di Kp Parit. Yang masih jauh dari keterbukaan informasi terhadap masyarakat.
Ada apa? Bj Rahmad minta pada pihak terkait segera mengklarifikasi pada masayarakat sehubungan tumpang tindihnya pagu dana yang di anggarkan.

Kepada penegak hukum baik jajaran tipikor  Mapolres Agam maupun Kejaksaan Negeri Agam agar segera mengusut kasus tersebut.Sehingga para oknum yang dengan sengaja bermain dengan anggaran dana desa berpeluang merugikan keuangan negara dapat diproses secara hukum yang berlaku di NKRI, tanpa pandang bulu. Dan dapat menjadikan efek jera bagi pemerintahan nagari yang lain, khususnya Kabupaten Agam. Jelasnya. (Tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar