Satpol PP Agam lakukan Razai .. - CANANG NEWS

Breaking

Jumat, 18 Oktober 2019

Satpol PP Agam lakukan Razai ..


Agam,canangnews-----Sebagai pengaman perda, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Agam, melakukan operasi penertiban dan pencegahan terhadap aktivitas yang memicu terjadinya penyakit masyarakat daerah itu, Kamis (17/10) malam.
Kepala Satpol PP dan Damkar Agam, melalui Kasi Hubungan Antar Lembaga, M. Arnis, Jum’at (18/10) di Lubuk Basung mengatakan, operasi dilaksanakan di homestay dan cafe yang menurut laporan masyarakat sudah mulai meresahkan. Tim operasi berjumlah sekitar 20 orang lebih dengan melibatkan TNI dan Polri.
“Operasi diawali di homestay Kecamatan Tanjung Raya. Di lokasi kita tidak menemukan pasangan ilegal yang menginap atau aktivitas yang dapat memicu maksiat,” ujarnya.Setelah itu, tim kemudian bertolak ke Lubuk Basung untuk menindaklanjuti laporan yang diterima dari masyarakat terkait aktivitas di cafe-cafe yang sudah mulai meresahkan. Setelah ditelusuri, tim tidak menemukan cafe yang beroperasi atau dalam keadaan tutup.
Disebutkan, Satpol PP sangat berharap kepada masyarakat, untuk melaporkan apabila menemukan aktivitas meresahkan di lingkungan masing-masing. Sebab ini untuk kepentingan bersama demi terciptanya lingkungan aman dan tentram.“Meski begitu, kita akan tetap intensifkan pelaksanaan operasi untuk mengantisipasi terjadinya penyakit masyarakat atau tindakan yang dapat merusak kenyamanan masyarakat. ” ujarnya.
Bahkan sekarang dikatakan Arnis, sudah memasuki penghujung tahun dan perlu dilakukan pembinaan kepada pemilik homestay. Pengalaman setiap tahun, memasuki tahun baru pengunjung banyak yang menginap. Untuk itu, pemilik homestay diminta tidak menerima tamu bukan pasangan sah.
“Jika pun pengunjung pasangan suami istri, mereka harus bisa menunjukkan buku nikah dan kartu tanda pengenal saat mau menginap. Apabila tim menemukan pasangan ilegal saat operasi, mereka akan ditindak sesuai aturan berlaku,” tegasnya.
Menurutnya, operasi dilakukan di samping menciptakan kenyamanan masyarakat, juga sebagai upaya menjalankan program gerakan Nagari Madani. Pemilik homestay diminta mendukung program itu dengan tidak memfasilitasi pasangan ilegal yang menginap. (rel/bjr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar