Tantangan, Pimpinan DPRD Padang Pariaman - CANANG NEWS

Breaking

Rabu, 25 September 2019

Tantangan, Pimpinan DPRD Padang Pariaman



 Oleh: Bagindo Yohanes Wempi

DPRD Kabupaten Padang Pariaman memasuki era baru dimana ketiga pimpinannya adalah wajah baru yang belum pernah terlibat dihiruk-pikuk kelegislasian Pemerintah. Namun tidak itu saja, Pimpinan Dewan Padang Pariaman saat ini tergolong kaum melinial dan muda yaitu berumur lebih kurang 40 tahun, usia yang menjadi populasi terbesar di Padang Pariaman.

Masyarakat Padang Pariaman mungkin tidak menyangka 3 tokoh baru ini jadi Pimpinan DPRD. Ramalan dan teka teki selama ini diperkirakan masyarakat tidak nama-nama itu yang muncul. Namun siapa pun Pimpinan rumah bagonjong dari utusan
Partai Gerindra, PAN, PKS yang lahir. Siap tidak siap, kaget atau tidak kaget hari Selasa, Tanggal 24 September 2019 ketiga pimpinan sudah diambil sumpah janjinya untuk bekerja.

Alhamdulillah masayarakat harus bersyukur, serta perlu memiliki harapan Padang Pariaman adil dan makmur bahwa sosok yang duduk sekarang diyakini bisa membuat perobahan, prestasi dan budaya baru yang lebih baik digedung dewan tersebut.

Penulis melihat ketiga sosok pimpinan DPRD tersebut memberikan harapan kesempurnaan perobahan yang lebih baik kedepan. Seperti sosok Pimpinan DPRD dari PAN, Saudara Aprinaldi. SPd. MPd, beliau merupakan tokoh muda melinial yang sewaktu mahasiswa sudah menjadi aktivis. Sewaktu kuliah di Fakultas Olah Raga dan Kesehatan UNP sudah aktif di himpunan mahasiswa jurusan dan badan eksekutif mahasiswa ditingkat fakultas maupun di Universitas Negri Padang.

Saudara Aprinaldi yang di pangil Apri tidaklah orang kemarin bermasyarakat, beliau terakhir dipercaya oleh penggerak olah raga dipilih menjadi Ketua Umum KONI Kab. Padang Pariaman selama satu priode kepengurusan.

Tokoh olah raga nasional Prof Syarial Bahktiar yang juga wakil Rektor UNP tidak sia-sia mengkader beliau dari kampus sampai jadi tokoh DPRD dikampung Piaman. Siapro akhirnya berlabuh di PAN dan dipercaya oleh PAN sebagai pimpinan dewan atau Wakil Ketua DPRD.

Disamping itu tidak kalah menariknya adalah sosok Saudara Risdianto. ST Pimpinan DPRD yang berasal dari unsur PKS, beliau juga tokoh muda Padang Pariaman yang masih melinial, berumur lebih kurang 40 tahun. Sosok aktivis mahasiswa yang kuliah di luar Sumatra Barat, Risdianto lulusan teknik yang juga Ketua DPD PKS Padang Pariaman setelah jabatan penulis juga hebat. Dari catatan juniornya Saudara Anton, sama kuliah di Kampus UNRI bahwa Risdianto juga aktivis rohis kampus, dan aktivis mahasiswa yang sering terlibat di Ikatanan Mahasiswa Padang Pariaman (IMAPAR) cabang Riau.

Saudara Risdianto merupakan kader PKS yang dimintak pulang kampung oleh kader PKS untuk aktif membangun kampung Piaman. Penulis masih anggota DPRD Padang Pariaman termasuk yang memprogram aktivis pulang kampung, termasuk saudara Rusdianto, bagaimana tokoh muda Piaman mau pulang kampung, mengabdi dikampung,  disamping beliau ada juga Jhon hendri, anggota DPRD Padang Pariaman yang juga dimintak pulang untuk mengabdi dikampung.

Kedua sosok anak muda melinial pimpinan dewan tersebut bersatu maka ada harapan besar institusi dewan  tersebut makin baik, apalagi masalah Pemda Padang Pariaman yang hari ini sangat banyak dan pelik, begitu juga dengan pekerjan rumah (PR) dewan lama yang tidak terhitung banyaknya untuk diselesaikan.

Masyarakat, termasuk penulis memiliki harapan pada pimpinan dewan yang yang baru ini, mereka tidak memiliki beban untuk membangun budaya baru, nilai-nilai baru didalam dewan itu sendiri, mereka dengan latar belakang seorang aktivis mampu memberikan kebijakan yang memjadikan gedung dewan itu sebagai rumah penyalur aspiraai rakyat.

Isu-isu miring yang selama ini beredar digedung dewan bisa dibenahi seperti isu dewan tidak profesional setiap kali rapat, isu dewan tidak ada kebijakan yang menyentuh rakyat bisa diperbaiki, isu tentang dewan terlibat narkoba karena diakhir tahun ini ada staf sekwan dan pendamping dewan di Jakarta yang OTT pihak BNN dihotel berbintang, isu yang tidak sedap lainya dimasyarakat masih ada isu masalah korupsi dan isu lainnya.

Penulis melihat dengan komposisi pimpinan dewan ada Saudara Ir. H. Arwinsyah, MT yang nota bene orang profesional dari awal sebelum masuk Partai Gerindra bisa membawa DPRD Padang Pariaman kekondisi bagus dan hebat. Sekali lagi Pimpinan bertiga tidak memiliki beban masa lalu untuk membenahi lembaga rakyat tersebut secara radikal.

Saudara Ir. H. Arwinsyah, MT, Saudara Aprinaldi. SPd. MPd, Saudara Rusdianto. ST bisa membuat dewan itu profesional dalam menjalankan angenda, budaya korupsi dengan memotong perjalan  dinas bisa dihapus, isu bahwa narkoba merebak didewan bisa dihapus dengan memintak semua anggota dewan, ASN di Sekretariat DPRD melakukan test narkoba.

Pengawasan dan pembuatan Perundangan dan PERDA bisa dimaksimalkan, pengontrolan kebijakan eksekutif bisa dijalankan dengan baik, setiap pengaduan/aspirasi masyarakat melalui demo bisa disikapi, dan lainnya. Sehinga kasus Pimpinan DPRD terpenjara karna kasus korupsi tidak terulang lagi, ASN ditangkap BNN tidak ada lagi.

Sekali lagi Penulis mengucapkan selamat kepada Pimpinan DPRD Padang Pariaman yang baru, semoga bisa menjalankan amanah sesuai sumpah yang dibacakan dan diikiti  kemarin[*]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar