Kadis Isra Ingatkan Budayakan Literasi di Kalangan Pelajar



Lubukbasung,Canangnews---- Minimnya budaya literasi (membaca, menulis dan menyimak) di kalangan pelajar dan guru menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Isra mengatakan, budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah harus terus ditingkatkan. Terutama, seorang guru harus bisa memberikan contoh bagi anak didiknya dalam membudayakan literasi.
“Merupakan tanggungjawab kita bersama sebagai pendidik. Bagaimana anak bisa gemar membaca sedangkan gurunya sendiri tidak memulainya,” ujar Isra dalam wawancara singkatnya.
Isra menyebutkan, membiasakan budaya membaca tidak hanya harus membawa buku kemana-mana tapi minimal diwaktu istirahat bisa memanfaatkan pojok literasi yang sudah dibuat disetiap kelas.
Pemerintah Kabupaten Agam sudah mencanangkan Program Inovasi ” Agam “( Ayo Gemar Membaca) dan Gerakan Gemar Menulis ( Gemarlis). Sebagai tenaga profesional, guru perlu banyak membaca dan menulis.
“Banyak hal yang bisa ditulis, seperti menulis hasil penelitian tindakan kelas atau bahan ajar mereka,” ungkapya.Tentu saja, lanjutnya, hal itu akan sulit terwujud tanpa ada kesadaran dan teladan dari seorang guru itu sendiri.
“Kunci utamanya adalah dimulai dari guru. Guru harus memberikan contoh terlebih dahulu. Percuma ketika memiliki kecerdasan yang tinggi, tapi jarang membaca ataupun berdiskusi,” terangnya.
Isra menyayangkan, rendahnya minat baca berbanding terbalik dalam penggunakan internet yang cukup tinggi. Pemanfaatan internet atau media sosial yang kurang diimbangi literasi digital pun menjadi penyebab terjadinya kesimpangsiuran berita-berita yang tidak jelas.
“Inilah yang kita hadapi sekarang. Menjadi tantangan baru guru di sekolah dalam memberikan edukasi terhadap anak didik, tentang akan pentingnya budaya literasi,” pungkas Isra. (rel/bj)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.