Header Ads

jasa

SPSI Siduampan Demo Lagi Manajemen PT BTN




 Pasaman Barat,Canangnews-----Terkait pekerjaan bongkar buah di PT Bintara Tani Nusantara ( PT. BTN ), menjadi pembahasan dalam aksi ujuk rasa yang dilakukan SPSI Jorong Siduampan Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Demo yang terjadi Jumat 16 Agustus 2019 itu, menuntut PT BTN agar tidak menambah unit SPSI  bongkar buah karena telah ada kemitraan selama ini dengan SPSI Siduampan dan SPSI Silawai. 

Dalam kesempatan pertemuan dengan manajemen perusahaan, di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT BTN Air Runding, Senior Manager (Sem) Arifin Siagian akhirnya menyetujui dan menegaskan bahwa bongkar buah dilimpahkan kepada SPSI Siduampan dan SPSI Silawai.
 Kesepakatan itu ditandatangani oleh senior manejer, manejer kebun dan manejer pabrik  yang isinya menyatakan  tidak ada penambahan SPSI. 
Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jorong Siduampan menilai baik terhadap langkah yang dikelurkan Senior Manager Perusahaan Kelapa Sawit Air Runding. 

“Langkah yang dilakukan Arifin Siagian ini adalah langkah yang bijak, dan sangat baik, tidak mungkin ada penambahan SPSI di sebuah perusahaan yang sementara SPSI yang ada saja tidak kebagian kerja, kan tidak mungkinlah di tambah SPSI lagi, anggota SPSI yang sedang beroperasi saja masih banyak yang menganggur karna tidak ada kerja, kan langkah yang konyol kalau masih di tambah lagi” Papar Sambung Nadiroha 
Senada dengan itu, Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jorong Siduampan, Sambung Nadiroha juga mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak perusahaan karena telah membuat tindakan yang bijak untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. 


“Kami berterima kasih kepada Pihak Perusahaan yang telah mendengar aspirasi kami, sejak tahun 2006 SPSI Siduampan bermitra kerja dengan Pabrik, sampai saat ini masih menjunjung tinggi kesolidan” Terang Sambung Nadiroha selaku Ketua SPSI Siduampan

Diskusi yang dihadiri Pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan anggota juga Manager Pabrik berlangsung lebih kurang 1,5 Jam. Semuanya aman dan terkendali, hal ini ditegaskan oleh Kepala Polisi Sektor Ranah Batahan melalui Wakil Kepala Polisi Sektor Ranah Batahan Ipda Zar'an yang juga hadir dalam diskusi tersebut.

“Alhamdulillah situasi di lapangan terkendali dan tidak ada bentrok semua aman-aman saja sampai berujung kesepakatan” ujar Zar'an, ( RA/ IRZ)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.