Agam,Canangnews----Dinas Sosial (Dinsos) dan Ikatan wartawan online kabupaten Agam   menyerahkan bantuan kepada Nursalti,(47) janda 7 anak, warga Dusun II Languang, Jorong Sago, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Senin,(17/6) sore.
Bantuan yang diserahkan secara mendadak tersebut, karena tergugah atas laporan masyarakat terkait keberadaan keluarga Nursalti yang memprihatinkan, pasca meninggalnya sang suami tahun 2015 lalu. Selang beberapa lama setelah kematian sang suami, Nursalti mengalami kelumpuhan akibat stroke.
Rombongan yang datang mengantarkan bantuan sembako dan uang tunai disambut isak tangis oleh keluarga Nursalti, dan menggugah perasaan Ridwan,Amd, Wali Nagari Manggopoh yang ikut mendampingi beberapa staf Dinsos Agam dan pengurus IWO Agam.
Kadinsos Agam Kurniawan Syahputra, berterimakasih atas reaksi cepat tanggap IWO Agam bersama Pemerintah Nagari Manggopoh yang merespon informasi dari masyarakat itu.
“Kami mendorong langkah-langkah yang akan dilakukan, untuk meringankan beban keluarga Nursalti,” ujarnya.
Dilain itu, disela penyerahan bantuan tersebut, Pengurus IWO Agam Anizur mengatakan, kondisi yang dialami Nursalti, menggugah anggota IWO Agam, sehingga pihaknya langsung bergerak menghimpun sumbangan.
“Alhamdulillah, sedikit bantuan sudah kami salurkan,” sebut Anizur.
Dijelaskan, Nursalti (47), janda 7 orang anak, yang sejak ditinggal suaminya yang meninggal dunia tahun 2015 itu, juga mengalami kelumpuhan akibat stroke, bahkan yang memprihatinkan, 1 dari 7 orang anaknya menderita keterbelakangan mental (Disabilitas).
Saat ini tiga anak Nursalti diantaranya, Siska (28), Ari (24), dan Aziz (13) menjadi penopang kehidupan keluarga sehari-hari sebagai buruh kasar, bahkan untuk kebutuhan harian, keluarga itu, menerima bantuan dari keluarga terdekat dan hasil kebun,” kita terenyuh, saat bantuan menerima bantuan Nursalti justru menangis, ditengah kondisinya yang tak sehat dan hanya duduk di kursi roda,” ulas Anizur.
Menanggapi kondisi keluarga Nursalti tersebut, Wali Nagari Manggopoh Ridwan menyebutkan, kondisi keluarga Nursalti juga menjadi bagian dari perhatian nagari, bahkan dalam jangka panjang, direncanakan, anak-anak Nursalti yang masih sekolah akan dimasukan dalam program anak asuh perantau Manggopoh yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Srikandi Manggopoh(IKSM),” kita juga akan pantau terus,” ulasnya mengakhiri. (rel/bjr))