Header Ads

jasa

Selama Ramadhan Pemkab Agam Jamin Ketersediaan Pangan

Agam,canangnews------Awal Mei Umat Muslim melaksankan ibadah puasa seiring dengan pelaksanaan menyambut bulan Ramadhan tersebut Pemerintah Kabupaten Agam memastikan stok pangan menjelang dan selama Ramadhan aman dan diyakini tidak terjadi kelangkaan.
“Ketersediaan pangan menjelang dan selama Ramadhan aman. Pada tahun sebelumnya berhasil dikendalikan. Bukan hanya daging, tapi semua komoditas pangan bisa dikendalikan dengan baik karena Agam merupakan sentra pangan,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Ermanto saat dihubungi via ponsel di Lubuk Basung.
Seperti beras, Ermanto mengatakan stok beras dari pemerintah saat ini diyakini mencukupi sampai lebaran.“Selama ini kita tidak ada kekurangan beras. Karena seluruh wilayah Kabupaten Agam mayoritas berpenghasil beras,” ujar Ermanto.
Sementara itu, ikan juga dipastikan tersedia sampai lebaran nanti. Tercatat sebanyak 10 ton sampai 15 ton per hari pasokan ikan tawar disediakan dengan harga relatif stabil.Untuk ikan air tawar masih pada harga normal, yaitu berkisar Rp20.000 sampai Rp22.000 per kilogram sedangkan jenis ikan laut jenis tongkol juga tidak mengalami kenaikan harga, Rp.60.000 per kilogram.
Hal senada juga disampaikan Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Ade Yusuf Thamrin. Ia menjelaskan bahwa bawang dan cabe selama Ramadhan juga dipastikan aman.Dijelaskannya, bahwa produksi padi saat ini sebesar 31 ribu ton lebih dengan luas tanam sekitar 5.857 hektar.
Lalu untuk cabe, pemerintah juga memiliki pasokan produksi sekitar 1.724 ton dengan luas tanam 169 hektar. Sementara itu, pada komoditi bawang produksi sekitar 360 ton dengan luas tanam 45 hektar.
Kasi Pengolahan Hasil Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Ronal Depson, saat dikonfirmasi via ponsel, menyebutkan bahwa ketersediaan daging sapi menjelang dan sampai lebaran juga dipastikan aman dan mencukupi.
“Sebagai cadangan melalui rumah potong, kita menyiapkan pasokan daging sekitar 100 ton lebih sampai lebaran,” ujarnya.
Kendati demikian, seperti tahun sebelumnya di Kabupaten Agam selama Ramadhan dan pasca lebaran masyarakat tidak ada yang kekurangan daging karena budaya “Barantam” masih menjadi tradisi yang tidak bisa dihapuskan.
“Sehingga tidak ada masyarakat Agam yang tidak takicok di nan anyia selama lebaran,” ujarnya.Untuk harga daging saat ini masih stabil yaitu, Rp120.000 per kilogram.
Berbeda pada daging ayam ras yang mengalami penurunan harga dibanding tahun 2018 menjelang Ramadhan. Bahwasannya, harga daging ayam ras saat ini sekitar Rp.46.000 per satu setengah kilogram, sedangkan tahun 2018 Rp52.000 per satu setengah kilogram. (rel/bj)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.