Header Ads

jasa

Kosongnya Anggaran Koni, Ini Tanggapan Kadispora Kota Pariaman


Pariaman,canangnews -- Menanggapi  kosongnya anggaran pembinaan dan pengembangan atlit di Koni, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pariaman Kanderi perlu menjelaskan ,ini alasannya
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pariaman Kanderi mengatakan kekosongan anggaran pada KONI dikarenakan untuk 2016 dan 2018 Pemko masih mengalokasikan anggaran Kegiatan olahraga Pada Dispora.
"Dan di 2019 nanti sampai seterusnya penganggaran sudah di kembalikan ke KONI Lagi. Namun meskipun demikian seluruh kegiatan Porprov tahun ini tidak akan terganggu," terang Kanderi pada wartawan  (15/11)
Ia juga mengatakan bahwa sudah memaksimalkan persiapan menjelang pembukaan Porprov ke VX Padang Pariaman terutama kebutuhan para atlit.
"Dan pada hari ini pakaian/costum atlit sudah mulai didistribusikan pada setiap Cabor (Cabang Olahraga) dan insyaallah pada Senin pagi (19/11) Kontingen akan dilepas secara resmi oleh Walikota Pariaman," ulasnya.
Bahkan sudah mengadakan TC penuh dan uji tanding dengan daerah tetangga dengan menyediakan uang makan, trasnpor, suplemen.
Ia juga mengatakan, pada Porprov tahun ini Kota Pariaman menurunkan atlit, pelatih dan official sebanyak 549 orang. Jumlahnya lebih kurang sama dengan Porprov 2016.
"Sedangkan untuk target kita akan berusaha untuk memperbaiki diri dari dua tahun lalu, malah Walikota memberikan target 5 besar, Paling tidak masuk 10 besar di Sumbar," sebutnya.
Sedangkan Cabor andalan ungkapnya ada pada bela diri dan laga seperti, Taekwondo, Silat, karate, muangthai dan tarung derajat, ditambah permainan Catur dan sepatu roda.
"Malahan untuk tarung derajat sudah 7x juara umum selama penyelenggaraan Porprov di Sumbar. Karena secara berkelanjutan atlet Cabor andalan ini, melakukan latihan secara berkesinambungan dan mereka murni atlit dari kota pariaman," pungkas Kanderi.
Ia berharap para atlit benar-benar mepersiapakn diri menghadapi Porprov ke XV dengan harapan para atlit nantinya bisa memaksimalkan potensi dalam setiap laga dan pertandingan.
"Jangan setelah pertandingan -gelanggang usai baru teringat apa yang akan dilakukan, semuanya tidak ada artinya lagi, karena hasil dan putusan juri sudah keluar. Jadi kita harapkan seluruh atlit fokus pada pertandingan Cabor masing-masing" pungkasnya. (man)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.