Header Ads

jasa

Diskominfo Sosialisasikan Lumbung Data Upaya Meng-kanter Hoax


Wabup Suhatri Bur didampingi Kepala Diskominfo Zahirman (kiri) menyerahkan Buku Data Padang Pariaman kepada pemateri 

Parikmalintang, CanangNews – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Padang Pariaman melakukan sosialisasi Forum Data dan Informasi  kepada semua stakeholder. Kegiatan itu bertempat di Aula Kantor Bupati – Parikmalintang, Kamis (1/11/2018).

Ketika membuka sosialisasi itu, Wakil Bupati (Wabup) Suhatri Bur mengatakan, dalam tema ini bagaimana data itu mempunyai layanan yang khusus hanya satu data dan sebagaimana disampaikan KIP dan Kominfo, kita adanya satu data yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.

“Inovasi yang terbaru dilahirkan Kominfo kita yakni dengan Lasada yang masuk dalam Lumbung Data yang sudah terintegrasi dan bisa diverifikasi sehingga bisa diakses setiap saat. Kita berharap seluruh OPD dapat mengolah datanya dan terintegrasi dengan lumbung data yang dikelola oleh Dinas Kominfo Padang Pariaman,” ulas wabup.

Dia mengingatkan, data yang sudah teraplikasi dalam Lumbung Data Padang Pariaman ini dapat diakses oleh seluruh pihak hanya dengan sekali klik semua infotmasi yang diharapkan dapat terpenuhi.

Kepala Diskominfo Zahirman S Sos MM dalam laporannya menyebutkan, ada 2 (dua) hal yang dilakukan pada iven tersebut, yakni sosialisasi dan sistem aplikasi yang bernama lumbung data dan satu-satunya di Sumbar.

“Kita akan melakukan penandatangan komitmen dengan semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal yang tergabung dalam Forum Data ini. Dengan demikian, masyarakat Padang Pariaman, Sumbar dan Indonesia umumnya dapat terlayani dengan data yang ada di lumbung data ini,” katanya.

Forum data ini, lanjut dia, memang baru terbentuk 2017 lalu, namun telah mampu menyajikan data yang menjadi informasi di tengah-tengah masyarakat. “Forum data dan informasi ini merupakan bagian dari upaya meng-kounter hoax yang banyak berkembang saat ini di media sosial dan lainnya yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya pula.

Zahirman pun mengemukakan harapan acara Forum Data Padang Pariaman ini bisa lebih eksis dan lebih berkembang, sehingga dapat memenuhi data apapun yang dibutuhkan masyarakat.

Dr. Pudji Ismartini MAPP Stas dari Subdit Layanan dan Promosi Statistik Badan Pusat Statistik memaparkan Pembangunan Statistik melalui Forum Data dan Satu Data Indonesia.

Penjabaran tersebut diuraikannya dalam lembaran yang telah disediakan berupa copian tentang keterkaitan Peraturan Pemerintah (PP) yakni, PP No. 18/2016 ttg Perangkat Daerah turunan dari UU No. 23/2014 ttg Pemerintah Daerah dalam membangun sistem statistik nasioanal.

Lalu lanjutnya, Peraturan Kepala BPS No. 9/2009 tentang Penyelenggaraan Statistik Sektoral oleh Pemerintah Daerah. Mengenai Pengertian dan Jenis Statistik berdasarkan UU No. 16/1997 ttg Statistik & PP No. 51/1999 tentang Penyelenggaraan Statistik.

Dijelaskan Pudji, jenis Statistik ini pun terbagi 2 (dua) yakni, Statistik Dasar, Statistik Khusus yg banyak dipakai oleh swasta atau individu. Kegiatan Statistik diatur berdasarkan UU No. 16/1997 Pasal 1 mengenai cara pengumpulan data.

Mengenai Sistem Statistik Nasional (SSN) menurut Pudji yakni, dari permintaan Data Statistik yang berasal dari Forum Masyarakat Statistik (FMS) dan Sumber Daya, Metode, Sarana & Prasarana, Ilmu Pengetahuan & tekhnologi dan Perangkat Hukum. Untuk jenis data Statistik Sektoral yakni Pemerintah, Statistik Dasar yakni, BPS dan Statistik Khusus yakni masyarakat.

“Adapun metode yang digunakan diantara ketiga statistik tersebut dapat melalui survei, komplikasi produk administrasi. Lainnya melalui sensus, survei, komplikasi produk administrasi. Lainnya dengan survei, komplikasi produk administrasi dan lainnya, “terangnya.

Ditambahkan Pudji, kesemuanya itu, merupakan data-data yang merujuk kepada BPS sebagai pusat rujukan statistik penyedia informasi statistik. “Kenapa kita perlu satu data Indonesia? Karena selama ini banyak data yang menyebar diberbagai tempat dan kesemua data itu tidak dapat dipertanggungjawabkan sehingga perlu ada Forum Data dalam Satu Data Indonesia, “ujar Pudji.

Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Unit Kerja, Instansi Vertikal yang tergabung dalam Forum Data dan Camat se- Kabupaten Padang Pariaman. (* / ZT)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.