Header Ads

jasa

Ketua BNK: Pariaman Komitmen Berantas Narkoba, Dimulai dari Generasi Muda

Pariaman,canangnews----- - Kesbangpol Kota Pariaman adakan Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi Generasi Muda Kota Pariaman, Kamis (18/10).
Kegiatan ini menghadirkan nara sumber ketua BNK Pariaman Mardison Mahyudin yang juga menjabat Walikota Pariaman, Kapolres Andry Kurniawan, Kadis. Kesehatan Bakhtiar dan Kadis. Kesbangpol Efirizal.
Dalam penyampaian materi Mardison mengatakan, Kita harus komitmen untuk berantas Narkoba, dimulai dari generasi mudanya, karena generasi muda merupakan garda terdepan dalam pencegahan, peredaran, pemberantasan dan penyalahgunaan Narkoba.
"Bentengi diri dengan iman dan taqwa, karena globalisasi tidak bisa kita bendung, untuk itu buatlah kegiatan yang positif dan bermanfaat, dengan kuatnya keimanan dan ketaqwaan serta aktif melakukan kegiatan yang positif adalah cara untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba," ujar Wakil Walikota Pariaman.
Ia mengatakan untuk memberantas peredaran narkoba, dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan, sehingga apabila kita sudah bertekat untuk jauh dari narkoba, maka dengan sendirinya tidak akan mendekati apalagi memakai barang haram tersebut.
"Dengan telah dimulai dari diri pribadi, maka kita akan bisa menularkan pada keluarga, dan lingkungan kita, yang berimbas nantinya Kota Pariaman akan terbebas dari bahaya narkoba", tuturnya.
Lebih lanjut mantan Ketua DPRD Kota Pariaman ini menjelaskan, setelah dirinya menjabat sebagai Wakil Walikota Pariaman, secara langsung jabatan Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Pariaman, dan hal ini akan menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
"Tahun 2019, kami akan mulai pembangunan Youth Centre, sesuai dengan janji kampanye kami, yang nantinya sebagai pusat kegiatan kepemudaan Kota Pariaman, mulai dari olahraga, seni dan pusat pembelajaran, sehingga kedepan, setelah adanya Youth Centre, akan bisa memfasilitasi kegiatan pemuda yang positif, yang akan menjauhkan mereka dari bahaya narkoba," tukasnya.
Kota Pariaman sendiri, ditahun 2017 menempati peringkat ketiga tertinggi di Sumatera Barat dalam hal peredaran narkoba, dan alhamdulillah, di tahun 2018 sekarang, kita bisa menurunkan angka peredaran narkoba, dan berada di peringkat keenam di sumbar, ulas Walikota Pariaman ini.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Efirizal mengungkapkan Desiminasi Informasi P4GN bagi generasi muda Kota Pariaman diikuti sebanyak 100 peserta, yang terdiri dari 71 Ketua Karang taruna/Pemuda utusan Desa/Kelurahan, ditambah pemuda berasal dari Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Kemasyarakatan yang ada di Kota Pariaman.
"Narasumber pada acara ini Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, Kepala Dinas Kesehatan, Bachtiar, dan dari Kesbangpol Pariaman, yang akan membahas tentang sanksi hukum terhadap pemakai dan pengedar narkoba, bahaya zat adiktif yang terkandung dalam narkoba, serta dampak penyalahgunaan dan peredaran narkoba dalam kehidupan sosial masyarakat," jelasnya.
Efirizal juga mengungkapkan, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional, Indonesia kini masuk dalam kategori darurat penyalahgunaan narkoba, dengan perkiraan jumlah penyalahguna narkoba sebanyak 3,8 juta sampai 4,1 juta orang atau sekitar 2,10% sampai 2,25% dari total seluruh penduduk Indonesia yang berisiko terpapar narkoba pada tahun 2014 yang lalu.(man)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.