Header Ads

jasa

10 Menara Sirine Pendeteksi Tsunami di Pariaman tak Berfungsi


Paria

Pariman,canangnews----- - Kepala BPBD Kota Pariaman Asrizal mengatakan dari 16 menara sirine peringatan tsunami yang ada di kota itu, 10 diantaranya tidak berfungsi, demikian dikatakannya di Kantor BPBD Desa Air Santok, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/10).
Ia mengatakan, sirine peringatan tsunami itu dapat berfungsi dalam kondisi-kondisi tertentu namun dapat juga bisa difungsikan dalam kondisi tidak terjadi bencana.
"Sirine itu ada 16, yang aktif di tepi pantai ada 6, di kantor BPBD 1 dan yang selebihnya dalam kondisi rusak dan ada juga 1 unit yang berteknologi rendah meskipun dalam kondisi aktif," sebutnya.
Yang dimaksud berteknologi rendah adalah jika pun dalam kondisi baik, namun dalam mengirim infomasi tidak secara timbal balik.
Ia mengatakan melalaui dana pemeliharaan di APBD tahun depan, 10 menara tsunami yang tidak berfungsi dan yang memiliki tekhnogi rendah akan diperbaiki dan ditingkatkan tekhnologinya.
"Dan Insya Allah jika ke 16 nya berfungsi dengan baik maka seluruh daerah yang ada di tepi pantai akan terjangkau dan dapat mendengar bunyi sirine peringatan tsunamai tersebut," ujarnya.1 unit menara peringatan tanda bahaya tsunami, suara sirinenya dapat menjangkau sejauh 1 Km.(man)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.