Header Ads

jasa

Wacana Duet Jokowi-Prabowo Kian Mengapung

Politik,canangnews - Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira menyatakan partai berlambang banteng moncong putih itu masih terbuka komunikasi dengan semua pihak termasuk dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Hal itu terkait dengan kabar Joko Widodo ingin menarik mantan Danjen Kopassus itu sebagai cawapresnya.

"Ya selamanya bangun komunikasi dengan partai politik, tokoh yang punya potensi yang sama-sama menghadapi berbagai persoalan kebangsaan baik dalam kontestasi pilpres maupun dalam konteks agar bangsa tetap aman, adem dalam berbagai situasi," ujar Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (17/4) dikutip dari laman Merdeka.com.
Andreas tidak merinci sudah seperti apa komunikasi yang dilakukan. Menurutnya, partai akan selalu melakukan lobi dengan Gerindra apakah itu secara langsung ataupun tidak langsung.
"Kapan saja dibutuhkan atau kapan saja Prabowo atau pihak partai kita selalu mempunyai komunikasi langsung, baik tak langsung dengan teman-teman Partai Gerindra," kata dia.
Anggota komisi I ini mengatakan tidak ada urungkan lobi politik dengan Gerindra, meski Prabowo telah menerima mandat dari kader partainya. Dia menegaskan tetap terbuka melakukan komunikasi dengan siapapun.
"Kita terbuka dalam melakukan dialog komunikasi dengan berbagai parpol yang ada," kata dia.
Sementara itu, Andreas enggan menanggapi isu Prabowo meminta tujuh kursi menteri saat bertemu dengan Luhut Binsar Panjaitan. Dalam pertemuan yang diberitakan Asian Times, lobi Luhut agar pasangan Jokowi-Prabowo, kandas karena Luhut tidak sepakat dengan deal tersebut. Andreas meminta hal tersebut dikonfirmasi langsung ke Luhut. Dia tidak memastikan apakah Luhut bertugas mewakili Joko Widodo untuk melakukan lobi politik dengan Prabowo."Tanya langsung Pak luhut ya," ucapnya. (mrd)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.