Header Ads

jasa

Dokumen Langsung Jadi di Tempat, Disdukcapil Laksanakan Pelayanan Pedang Saber Versi 2

Diagrama pelayanan pedang saber versi 2 Disdukcapil Padang Pariaman

Pariaman, CanangNewsPelayanan administrasi kependudukan yang merupakan kebutuhan berkesinambungan bagi masyarakat terus menjadi perhatian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman. Wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang banyak menjadi salah satu alasan Unit Kerja atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini untuk terus membuka media-media pelayanan dalam berbagai bentuk dan inovasi.

“Target kami adalah menjangkau semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan kepemilikan dokumen kependudukan setiap individu dan melakukan pemutakhiran data penduduk agar semakin lengkap dan sesuai dengan dokumen-dokumen penting lainnya,” ujar Kepala Disdukcapil Muhammad Fadhly S AP MM, Rabu (30/8/2017).

Pada tahun 2016, papar dia, Disdukcapil Padang Pariaman telah melaksanakan pelayanan keliling yang diberi label "Pedang Saber" yang merupakan kependekan dari Petugas Datang Semua Administrasi Beres. Walaupun dalam proses yang mengalami banyak kendala di lapangan, model pelayanan ini terus akan dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya

“Tujuannya agar lebih dekat dengan masyarakat. Saat ini, pada pertengahan tahun 2017, pelayanan  Pedang Saber versi 2 mulai kami laksanakan,” kata Mantan Camat dan Kabag Humas ini.

Pelayanan "Pedang Saber versi 2" merupakan modifikasi dari pelayanan pedang saber sebelumnya,  di mana saat ini dilaksanakan secara online.  "Keunggulannya, dokumen langsung jadi di tempat," jelas Kepala Bidang Pencatatan Sipil Zeta Hidayati yang menjadi penanggungjawab program ini.

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 21, 22 dan 23 Agustus 2017, pelayanan dilaksanakan dilaksanakan di Nagari Balah Hilir, Kecamatan Lubuk Alung dengan respon masyarakat yang cukup tinggi. Sekitar 100 dokumen diterbitkan setiap harinya dan langsung jadi di tempat.

“Dari hasil pemantauan tim pelayanan lapangan, masyarakat cukup puas dengan model pelayanan ini. Hal ini disebabkan karena masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke dinas dan tidak butuh banyak waktu untuk urusan administrasi yang diperlukan.

Zeta Hidayati menambahkan, pelayanan "pedang saber versi 2" dilaksanakan untuk semua lapisan masyarakat, tidak terbatas nagari atau kecamatan. "Karena berlangsung secara online, semua masyarakat Kabupaten Padang Pariaman boleh mendatangi pusat pelayanan yang kami buka, tidak terbatas nagari dan kecamatan," katanya lagi.  


Pelayanan ini akan terus dijadwalkan pada nagari-nagari yang telah memiliki jaringan internet. Selain itu, Disdukcapil Padang Pariaman telah mempersiapkan jaringan mobile untuk pelayanan di nagari-nagari yang tidak berjaringan internet kabel.  (H / ZT) 

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.