Header Ads

jasa

Tukang Parkir Ilegal Pukul Anggota Satpol PP Padang Hingga Memar di Masjid Nurul Iman



Anggota Satpol PP Padang sedang menjaga kenyamanan jemaah yang datang beribadah ke Masjid Nurul Iman Padang

PADANG .Canang news- Petugas Penegak Perda Satpol PP Padang dalam menjalankan tugas yang diemban kembali mendapat tantangan. Kali ini anggota yang ditugaskan menjaga Keamanan, kenyamanan jemaah yang datang beribadah ke Masjid Nurul Iman Padang dipukul dan diancam oleh tukang parkir ilegal.

Peristiwa pemukulan diawali dari personil yang mengawal gerak gerik pelaku yang mencoba kembali untuk memungut uang parkir kepada pengunjung, Minggu sebelum sholat Zhuhur (23/7).

Pelaku berinisial RI (26) alias Dedek merasa terganggu karena aktifitas ilegalnya dihalang-halangi petugas. Akhirnya cekcok mulutpun tak terelakkan dan berlanjut pemukulan kepada petugas. Diteruskan dengan pelemparan batu ke arah petugas yang berada di dalam pekarangan masjid tersebut.

Dalam insiden itu salah seorang personil Satpol PP yang ditugaskan di Masjid Nurul, Iman Wendri Saputra (27) mengalami luka memar di bagian dagu.

Untuk kejadian ini, Wendri didampingi Kabid Tibum Fajar Sukma kembali melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polresta Padang dengan Nomor Pelaporan Nomor: STTL/1483/K/VII 2017 yang menerima laporan Bripka Firmansyah dengan laporan penganiayaan Minggu (23/7).

Sebelumnya pelaku juga sudah pernah dilaporkan ke Polsek Padang selatan pada 1 Februari 2017 lalu dengan laporan pengancaman.

Selain itu Kasat Pol PP Padang Dian Fakri mengatakan Dedek (26) ini juga telah membuat surat pernyataan bermaterai 6000 pada 11 Mei 2017 lalu bahwa dia tidak akan mengulangi perbuatanya.

"Melakukan pemungutan liar di lingkungan Masjid Nurul Iman jika masih melakukan dia bersedia dimasukan ke ranah Hukum dalam perjanjian tersebut disaksikan oleh Aiptu Bayuda Martin BABINKANTIBMAS Kelurahan Belakang Pondok, Kota Padang serta Ernawati orang tua angkat dari Dedek (26)," jelas Dian.

"Kali ini dia kembali melakukan, padahal dia telah berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya," tambah Dian

"Kita menempatkan personil dalam rangka menjaga kemananan, kenyamanan dan keteritibaban umum di pekaranggan Masjid Nurul Iman yang jadi kebanggaan masyarakat Padang tersebut," ungkap Dian.

"Masjid Nurul Iman harus steril dari pelaku pemalakan, pungutan liar seperti parkir kendaraan dan parkir sendal serta sepatu ini semua agar jemaah merasa tenang dan nyaman beribadah di Masjid," pungkas Dian. (venus/a)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Petrovich9. Diberdayakan oleh Blogger.