Adakan Alek Nagari, Perantau Ingin Bertemu Bupati Ali Mukhni

Walikorong Kampung Tangah Adatman Akbar

Lurah Ampalu, CanangNews -- Masyarakat Korong Kampung Tangah, Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto, mengadakan “Alek Nagari” menyambut perantau pulang basamo, dalam rangka lebaran Idul Fithri 1438 H/2017.

Menurut Walikorong Kampung Tangah Adatman Akbar kepada wartawan melaui telepon selularnya, alek nagari ini akan diisi dengan hiburan kesenian indang selama satu minggu, mulai Sabtu (1/7/2017) dan berakhir Sabtu (8/7/2017). Kegiatan dipusatkan di Laga-laga (panggung kesenian tradisional- red) Kampung Tangah.

Lebih jauh dijelaskannya, tahun ini perantau Kampung Tangah pulang basamo atau serentak dari rantau  dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fithri 1438 H/2017. Warga asal Korong Kampung Tangah sebagian besar hidup di perantauan seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Aceh, Batam dan bahkan ada yang merantau ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapure.

Ditambahkan Adatman, kegiatan ini dibuka Camat VII Koto, para perantau diarak dengan gandang tasa dari perbatasan Korong Kampung Tangah dengan Korong Simpang Barangan ke lokasi alek nagari. Setelah itu dimulai dengan kata sambutan dan antaran kata dari  pantia.

“Acara pulang basamo ini sudah menjadi pertemuan silaturrahim rutin oleh perantau dengan sanak keluarga, baik yang sama-sama di rantau maupun dengan sanak keluarga yang di kampung, karena rantau mereka juga berpisah,” ujar Adatman Akbar.

Menurut Adatman, malam harinya masyarakat juga memohon kehadiran Bupati Padang Pariaman, Drs H Ali Mukhni dan Wakil Bupati Suhatri Bur SE MM karena para perantau juga ingin bertatap muka dengan pemimpin mereka yang jarang mereka jumpai. Kalaupun ada pulang kampung, tidak mudah untuk bisa berjumpa dengan pimpinan daerah.

Di samping itu,  panitia juga mengundang anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, terutama daerah pemilihan wilayah dua dengan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, termasuk seluruh urang sumando Kampung Tanagah dan masyarakat VII Koto umumnya.


“Pokoknya, handai-tolan yang ingin menyaksikan kesenian indang ternama Padang Pariaman diharapkan sungguh kehadirannya, dari malam pertama sampai malam terakhir,” ulas Adatman mengakiri. (Ajo Amir)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.