Header Ads

jasa

Lima Puluh Kota Rawan Bencana, Camat Diminta Segera Membentuk Tim Reaksi Cepat Siaga Bencana.


Lima Puluh Kota, Canangnews---Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi mengingatkan seluruh SKPD serta Camat di tiga belas kecamatan untuk saling bahu-membahu dalam penanggulangan bencana. Hal ini penting dilakukan, agar penanggulangan bencana pasca banjir dan tanah longsor segera dapat dituntaskan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Irfendi Arbi juga mengapresiasi kinerja wartawan yang bertugas di daerah setempat baik itu media cetak, online, televisi. Berkat informasi yang disampaikan melalui medianya seluruh masyarakat dapat mengetahui adanya bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota. "Kini bencana banjir dan longsor Lima Puluh Kota sudah menjadi bencana nasional," ungkap Bupati.

Breffing yang dilakukan hari ini, sebut Bupati Irfendi Arbi, untuk mengevaluasi kinerja tim yang telah bertugas tanpa kenal lelah untuk misi kemanusian. Dimana seluruh komponen terlibat aktif di lapangan dalam penanggulangan bencana yang terjadi di Kecamatan Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota

Untuk menindaklanjuti tiga pilar penanggulangan bencana tersebut. Sesuai perintah Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar dan Danrem 032 Wirabraja. Maka  setiap langkah maupun tindakan yang dilakukan dalam penanganan pasca bencana saat ini agar semuanya itu benar-benar memiliki dasar serta alur birokrasai yang benar dalam SOP.

" Maka dari itu setiap biaya yang ditimbulkan oleh kegiatan ini harus ada SK nya yang diketahui oleh para walinagari,camat,babinkamtibmas serta  para babinsa di nagari. Gunanya sebagai bentuk pertanggung jawaban kita semua secara admistrasi. Dimana setiap kegiatan yang kita laksanakan berada dalam koridor serta prosedural" jelas Bupati.

Kemudian kepada para camat diminta untuk segera membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) karena Kabupaten Lima Puluh Kota adalah daerah rawan bencana baik banjir, longsor dan angin puting beliung. " Kepada Camat saya ingatkan untuk sesegeranya membentuk Tim  Reaksi Cepat, untuk  penanggulangan bencana. Kita sendiri tidak bisa memastikan kapan bencana itu akan terjadi,yang jelas upaya serta antisipasi kita sejak dini perlu kita lakukan, " ulasnya mengakhiri breefingnya (Sardi)




Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.