Header Ads

jasa

Menteri Agama Apresiasi Kerja Keras dan Kegigihan Bupati Ali Mukhni

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Padang Pariaman Drs H Ali Mukhni 

JAKARTA, Canangnews – Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menerima penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2017 sebagai daerah Peduli Pendidikan dan Berkontribusi Nyata dalam Pembangunan Madrasah Aliyah Insan Cendikia (MAN IC) di Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang. 


"Keberadaan MAN IC di Padang Pariaman berkat kerja keras dan kegigihan Pak Ali Mukhni, jadi layak diapresiasi oleh pemerintah," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada acara Hari Amal Bakti di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (20/1/2017). 

Ali Mukhni satu-satunya kepala daerah dari Sumatera Barat yang meraih penghargaan bergengsi tersebut yang diserahkan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Penghargaan itu juga sekaligus mengukuhkan Ali Mukhni sebagai kepala daerah yang berkontribusi besar dalam memajukan pendidikan agama. 

Menurut menteri, pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah merupakan ekspresi syukur dan pengakuan bahwa daerah masih memiliki pemimpin yang peduli dan mau mewakafkan dirinya untuk pendidikan Islam agar terus maju dan berkembang di seluruh pelosok tanah air.

"Selamat kepada Pak Bupati dan Walikota, suatu kebanggaan bagi kita semua dapat berkumpul dengan para pionir dan inspirator pendidikan Islam dari seluruh Indonesia," kata politisi PPP itu. 

Sementara itu Bupati Ali Mukhni menyatakan, MAN Insan Cendikia berdiri diatas lahan seluas 10 hektar. Lokasinya sangat strategis karena hanya berjarak 25 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau dengan jarak tempuh paling lama 30 menit. 

Pembangunan MAN Insan Cendikia, sambungnya, dimulai tahun 2013 dengan dana awal sebesar Rp60 milyar. Hasilnya gedung perkantoran, ruang kelas dan asrama sangat representatif sehingga peserta didik nyaman dalam proses belajar dan ketika beristirahat. 

"Perjuangan mendapatkan MAN IC sangatlah berat. Kita bersaing dengan kabupaten dan kota di dalam dan luar Sumatera Barat. Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan masyarakat, apa yang kita cita-citakan dikabulkan oleh Allah Subhannallahi Wa Ta’ala," ujarnya.

Ali Mukhni menambahkan, MAN IC telah menerima siswa sebanyak 96 orang melalui seleksi online dengan persyaratan yang ketat. Seperti harus hafal minimal satu juz kitab suci Al-Qur’an. ‘Ia menjamin tidak ada intervensi siapapun dalam penerimaan siswa karena sudah ada komitmen dari pemerintah pusat.
                         
"Bersyukurlah jika ada anak-anak kita yang menempuh pendidikan di MAN IC. Lulusannya diterima di perguruan tinggi favorit dan menguasai setidaknya tiga atau empat bahasa asing," sebut Bupati yang juga meraih penghargaan magrib mengaji beberapa tahun lalu itu. 

Asrama Haji

Di samping itu Ali Mukhni juga mengapresiasi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang berkomitmen melanjutkan pembangunan Asrama Haji di Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai. Adapun lahan yang disediakan pihaknya seluas 10 hektar yang sudah dibaliknamakan kepada Kementerian Agama RI. 

Asrama haji ini adalah yang terluas di Sumatera dan berjarak kurang dari 10 kilometer dari bandara dengan jarak tempuh 15 menit saja. 

"Tadi saya sampaikan harapan masyarakat Sumatera Barat, khususnya Padang Pariaman, untuk kelanjutan Asrama Haji. Alhamdulillah, Pak Menteri sangat respons dan kembali menganggarkan tahun ini," ujar Bupati Ali Mukhni.  
Pada tahun 2015 lalu, jelas bupati, Kemenag RI telah menganggarkan dana awal sebesar Rp100 milyar. Namun disayangkan hanya dapat terserap 50% saja. Tahun 2017 direncanakan anggaran sebesar Rp20 milyar untuk kelanjutan bangunan. 

"Design awal, pembangunan asrama haji ini akan menelan dana Rp800 milyar dari APBN. Sedangkan Pemkab menganggarkan pembuatan gerbang dan akses masuk selebar 30 meter," pungkasnya. (r/zast)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.